Rumah Singgah Gratis untuk Pasien Rujukan Warga Lumajang

Minggu, 19 Apr 2026, 22:50 WIB

Lumajang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, Jawa Timur, menyediakan rumah singgah gratis untuk pasien rujukan warga Lumajang yang berobat di Kota Surabaya.

Bupati Lumajang Indah Amperawati dan Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma meresmikan Rumah Singgah Graha Lamajang di Surabaya, Minggu.

"Rumah singgah itu kami hadirkan agar warga Lumajang bisa tetap mendapatkan tempat tinggal yang layak, aman, dan nyaman selama berobat di Surabaya," kata Bupati Indah.

Menurutnya, kehadiran rumah singgah itu merupakan bentuk keberpihakan yang terukur, sehingga pemerintah tidak boleh membiarkan warga menghadapi beban berlapis.

"Kami ingin mereka fokus pada proses penyembuhan, tanpa harus memikirkan biaya tambahan,” tuturnya.

Akses layanan kesehatan rujukan tidak lagi berhenti pada persoalan medis semata. Bagi sebagian warga, biaya hidup selama menjalani pengobatan di kota besar kerap menjadi beban yang tak kalah berat.

Pemkab Lumajang menghadirkan rumah singgah gratis tersebut karena kebijakan itu lahir dari kebutuhan riil di lapangan dan tidak sedikit pasien rujukan yang harus menjalani perawatan berhari-hari hingga berminggu-minggu.

Ket. Foto: Bupati Lumajang Indah Amperawati dan Wabup Yudha Adji Kusuma meresmikan Rumah Singgah Graha Lamajang di Surabaya, Minggu (19/4/2026). — Sumber: Antara

Dalam situasi itu, biaya penginapan kerap menjadi penghambat akses layanan kesehatan, sehingga pemerintah daerah mengambil peran untuk memastikan hambatan tersebut tidak lagi menjadi penghalang.

Sementara itu, Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma mengatakan Graha Lamajang sebagai simbol kehadiran negara yang tidak berjarak karena pelayanan publik harus mampu menjangkau titik-titik paling sensitif dalam kehidupan masyarakat.

"Itu bukan hanya tempat singgah, tetapi wujud konkret pelayanan publik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Negara harus hadir, terutama ketika warganya sedang berjuang untuk sembuh,” katanya.

Tersedia lima kamar dengan kapasitas hingga sepuluh pasien yang dilengkapi ruang bagi keluarga yang mendampingi pasien.

Lokasi Graha Lamajang yang berada sekitar 1 kilometer dari Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soetomo menjadi nilai tambah strategis.

Kedekatan itu mengurangi waktu tempuh dan biaya transportasi, sekaligus memudahkan mobilitas pasien yang membutuhkan penanganan intensif.

Di tengah meningkatnya arus rujukan ke kota-kota besar, Graha Lamajang menjadi bantalan sosial yang penting dan menjaga agar akses kesehatan tetap inklusif, tidak timpang, dan tidak ditentukan oleh kemampuan ekonomi semata.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Pemprov Jabar Bersama TNI-Polri dan Masyarakat Bertekad Perkuat Komitmen Keamanan

BMKG Catat 235 Gempa Susulan di Flores

Penumpang Rasakan Mobilitas Bandung-Bali Makin Praktis Berkat Reaktivasi Bandara Internasional Husein Sastranegara 

UOB Perkuat Segmen Nasabah Premium dengan Peningkatan Manfaat Kartu Visa

Maskapai Garuda Indonesia Kembali Layani Penerbangan dari Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung

DPRD Kota Bandung: Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Hadapi Berbagai Tantangan

Sungguh Mengenaskan Kabar Duka Ini! Hingga Sabtu Sore, 38 Orang Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT

Terus Bertambah! Gempa Dahsyat Flores akibatkan 33 Orang Meninggal

Warga Prancis Dievakuasi dari Jalur Pendakian Gunung Rinjani

Merah Putih Sepanjang 2.026 Meter bakal Dibentangkan di Gunung Dempo

Ratusan Pendaki Bakal Rayakan HUT ke-81 RI di Puncak Gunung Kerinci

Tim SAR Evakuasi Tiga Korban Reruntuhan Bangunan Akibat Gempa NTT

HUT RI, Masuk Ancol Gratis Tanggal 17 Agustus 2026, Buruan Reservasi, Kuota Terbatas!

Penumpang KM Bukit Siguntang Ditemukan Tewas di Perairan Balikpapan

Kodam Udayana Bantu Evakuasi Warga NTT Terdampak Gempa M7,7

Gempa M7,7 Guncang Flores, Polda NTT Bentuk Command Center & Kerahkan Personel

Badan Geologi: Gempa M7,7 di Timur Laut Nagekeo Dipicu Sesar Naik Busur Belakang Flores

BTS Makin Populer di Amerika, Capai Rekor Tertinggi 46% Menurut Survei

PU Kerahkan Alat Berat, Pastikan Akses Jalan NTT Tetap Terbuka Pasca Gempa 7,7 Magnitudo

Apresiasi Puan soal RUU Perampasan Aset, Hardjuno: Partisipasi Publik Perkuat Legitimasi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.