Badan Geologi: Gempa M7,7 di Timur Laut Nagekeo Dipicu Sesar Naik Busur Belakang Flores

Sabtu, 15 Agu 2026, 15:10 WIB

JAKARTA -- Gempa kuat M7,7 yang mengguncang Timur Laut Nagekeo pada Sabtu dini hari dirasakan hingga Nusa Tenggara Timur (NTT), NTB, Bali, dan Sulawesi Selatan. Menanggapi hal itu, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menjelaskan posisi dan mekanisme gempa, sekaligus mengimbau masyarakat tetap tenang dan mengikuti arahan BPBD setempat.

Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Lana Saria, menjelaskan episenter gempa berada di laut. Secara geologi, wilayah sekitar episenter memiliki morfologi beragam mulai dari dataran, perbukitan, hingga pegunungan. Wilayah tersebut tersusun atas batuan gunung api berumur Tersier dan batuan sedimen berumur Kuarter.

Ket. Foto: Gempa kuat M7,7 yang mengguncang Timur Laut Nagekeo pada Sabtu dini hari dirasakan hingga Nusa Tenggara Timur (NTT), NTB, Bali, dan Sulawesi Selatan — Sumber: esdm.go.id

“Kondisi geologi ini menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kuatnya guncangan di permukaan. Batuan yang telah mengalami pelapukan maupun sedimen permukaan berpotensi memperkuat guncangan gempa bumi,” ujar Lana Saria di Jakarta, Sabtu (15/8).

Lebih lanjut, Lana menjelaskan berdasarkan data tapak lokal Vs30, daerah sekitar episenter terklasifikasi dalam Kelas Tanah C atau tanah sangat padat/batuan lunak, Kelas Tanah D atau tanah sedang, dan Kelas Tanah E atau tanah lunak. 

“Keberadaan kelas tanah yang lebih lunak ini berarti potensi guncangan gempa bumi di area tersebut terasa lebih intens,” tegasnya.

Gempa Dipicu Sesar Naik Busur Belakang Flores

Berdasarkan parameter sumber, gempa tersebut memiliki mekanisme sesar naik yang berasosiasi dengan Zona Sesar Naik Busur Belakang Flores atau Flores Back Arc Thrust. 

“Wilayah ini memang berada dalam Kawasan Rawan Bencana Gempa Bumi dengan kategori menengah hingga tinggi. Karena itu pemahaman terhadap karakteristik sumber gempa sangat penting untuk mitigasi,” kata Lana.

Badan Geologi mencatat gempa terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2026 pukul 04.58.23 WIB. Berdasarkan data BMKG, episentrum berada pada koordinat 8,33 LS - 121,32 BT di Timur Laut Nagekeo, NTT, dengan magnitudo awal M7,0 dan kedalaman 10 kilometer. Parameter kemudian diperbarui menjadi M7,7 dengan kedalaman 15 kilometer. 

Sementara data GeoForschungsZentrum (GFZ) mencatat episentrum pada koordinat 8,375 LS - 121,545 BT dengan magnitudo M6,25 pada kedalaman 10 kilometer.

Berdasarkan informasi BMKG, intensitas guncangan tercatat IV-V MMI di Ruteng, V MMI di Kota Bima dan Kabupaten Dompu, serta IV-V MMI di Ende, Labuan Bajo, Maumere, dan Sumba Timur.

Imbauan Badan Geologi

Badan Geologi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan terkait gempa dan tsunami, serta mengikuti arahan BPBD. 

Masyarakat juga diminta memeriksa kondisi bangunan, mematuhi rambu dan jalur evakuasi, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gempa susulan. Warga juga diimbau menghindari area tebing yang berpotensi mengalami pergerakan tanah, terutama saat hujan.

“Memahami posisi episenter, jenis tanah, dan struktur geologi di sekitar kita adalah langkah penting agar kita bisa lebih siap menghadapi gempa,”tutup Lana. 

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

Selena Gomez Digugat Lima Investor atas Dugaan Penipuan terkait Bisnis Kesehatan Mental

Deadpool dan Wolverine Menggoda akan Muncul dalam Avengers: Doomsday

Usai Umumkan Cast X-Men, Kevin Feige Pamer Kostum Baru Doctor Doom di D23

Pascagempa NTT, Sejumlah Penerbangan dari Kupang ke Flores Dibatalkan

Harga LPG Bright Gas Turun dari Rp220.000 Menjadi Rp218.000/Tabung Mulai 15 Agustus

Rayakan HUT Kemerdekaan RI Ke-81, Pemkot Tangerang Berlakukan Tarif Rp81 Naik BRT pada 14–16 Agustus

Tepis Klaim Trump, Iran Tegaskan Hormuz Tak Bisa Direbut Hanya Lewat Cuitan atau Pidato Kampanye

Gedung Sekolah Rakyat Jepara Selesai Dibangun, Para Siswa Siap Ikuti MPLS

Jelang HUT ke-81 RI, Mensesneg Sebut Persiapan Upacara Detik-detik Proklamasi di Istana Sudah 99 Persen

Libur Panjang HUT Ke-81 RI, Wisatawan Padati Kawah Sikidang Dieng

Pascagempa NTT, PLN: 429 Gardu Listrik Sudah Pulih dan Kembali Beroperasi

Gempa M 7,7 Guncang NTT, Kemkomdigi Pantau Pemulihan Layanan Seluler

Trump Segera Deklarasikan Selat Hormuz sebagai "Wilayah" AS

Wapres Gibran Sampaikan Duka atas Bencana Gempa M7,7 di NTT, Pastikan Penanganan Maksimal

TNI-Polri dan Pemprov DKI Gelar Aksi Bersih Sungai dan Bantaran di 11 Lokasi

Pertamina Turunkan Harga LPG Bright Gas 5,5 Kg dan 12 Kg Mulai Hari Ini

Semarak HUT ke-81 RI, SariWangi Hadirkan Pesta Rakyat dan Lomba Gapura di Berbagai Daerah

Gempa dengan Magnitudo 7,7 Picu 111 Gempa Susulan! Ini Imbauan Terbaru BMKG

Masa Depan 'X-Men': Marvel Ungkap Deretan Bintang Para Mutan Profesor Xavier

Pilihan Pelancong Dunia, Vietjet Dinobatkan sebagai Maskapai dengan Seragam Awak Kabin Terbaik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.