Penumpang Rasakan Mobilitas Bandung-Bali Makin Praktis Berkat Reaktivasi Bandara Internasional Husein Sastranegara
Sabtu, 15 Agu 2026, 17:35 WIBBANDUNG - Kembalinya Garuda Indonesia di Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung disambut antusias para penumpang. Penerbangan perdana pesawat jet Garuda Indonesia rute Denpasar-Bandung dan Bandung-Denpasar berlangsung Jumat (14/8).
Salah seorang penumpang, Santi mengaku sangat senang bisa kembali menggunakan penerbangan langsung menuju Bandung. Selama sekitar tiga hingga empat tahun terakhir, ia harus melakukan perjalanan melalui Jakarta setiap kali pulang dari Bali.
âHappy banget. Kita sudah tiga tahun, empat tahun kali ya, tiap pulang lewat Jakarta. Sekarang bisa ke Bandung lagi. Happy banget sih,â ujar Santi.
Kebahagiaan tersebut bahkan dirasakan sejak dirinya keluar dari pesawat setelah mendarat di Husein Sastranegara.
âTadi juga keluar pesawat enggak tahu pengen teriak saja. Happy banget. Serius happy banget,â kata dia.
Menurut Santi, manfaat terbesar dari kembali aktifnya penerbangan di Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung adalah efisiensi waktu. Sebelumnya, setelah tiba di Jakarta, ia masih harus menempuh perjalanan darat menuju Bandung yang bisa memakan waktu sekitar tiga hingga empat jam.
âKalau ke Jakarta mah pulangnya badan sudah bubuk sampai sini. Enggak bisa jalan-jalan. Jadi dengan penerbangan ini bisa pulang langsung,â ujar dia.
Ia menilai perjalanan langsung dari Bali ke Bandung membuat tubuh tidak terlalu lelah dan waktu untuk beraktivitas di Bandung menjadi lebih banyak.
âKalau uangnya banyak, seminggu sekali juga saya pengen pulang. Happy lah pokoknya,â kata Santi.
Santi berharap, reaktivasi Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung diikuti dengan semakin banyaknya rute dan jadwal penerbangan. Ia ingin bandara yang berada di Kota Bandung tersebut kembali menjadi pilihan utama masyarakat untuk bepergian melalui jalur udara.
âHarapannya untuk Bandara Husein ini, parkiran kembali seperti dulu lagi, ramai lagi, penerbangannya banyak lagi, ke mana-mana ada, jamnya banyak,â ujar dia.
Menurut dia, semakin banyak pilihan penerbangan akan semakin memudahkan warga Bandung untuk bepergian ke berbagai daerah tanpa harus terlebih dahulu menuju Jakarta.
Hal serupa disampaikan penumpang lainnya, Diajeng. Warga Bandung yang berdomisili di kawasan Dago itu mengatakan bahwa penerbangan langsung dari Bandung menuju Bali membuat mobilitasnya jauh lebih praktis.
âDari Bandung, dari Dago. Jadi sangat lebih cepat. Dari waktu sebelumnya kan ke Jakarta dulu. Sekarang sudah ada di Bandung, lebih praktis, lebih cepat,â kata Diajeng.
Diajeng juga menyebut proses mendapatkan tiket penerbangan relatif mudah. Ia mendapatkan tiket melalui layanan perjalanan dan aplikasi.
Dari sisi harga, ia menilai tarif penerbangan masih cukup terjangkau, terlebih dengan adanya promo. Menurut dia, harga tiket hampir sama dengan penerbangan dari Jakarta.
Namun, penerbangan dari Bandara Husein memberikan keuntungan karena penumpang tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk perjalanan darat menuju Jakarta.
âDari harga masih sama karena ada promo. Kita dapat harga yang hampir sama kayak dari Jakarta. Cuma jadi lebih enak, enggak ada ongkos biaya lagi transportasi ke Jakarta,â ujar dia.
Sebagai warga Bandung, Diajeng berharap, penerbangan dari Husein Sastranegara terus berkembang dan menjangkau lebih banyak kota. âSemoga lebih banyak lagi ke tempat lainnya,â kata dia.
Selain penambahan rute, ia berharap fasilitas pendukung bandara juga terus ditingkatkan, terutama area parkir dan akses menuju bandara. Menurut Diajeng, meningkatnya aktivitas penerbangan harus diikuti dengan kesiapan fasilitas agar pengalaman penumpang semakin nyaman.
âParkirnya juga bisa lebih besar lagi. Dari akses perjalanan ke sininya juga agak susah, kecil jalannya. Semoga nanti bisa lebih besar lagi dan lebih mudah,â ujar dia.
Ia juga menyambut baik rencana pembukaan kembali penerbangan internasional dari Husein Sastranegara. Menurut dia, penerbangan internasional langsung dari Bandung akan membuat perjalanan masyarakat menjadi lebih efektif dan efisien.
Antusiasme juga dirasakan penumpang yang datang dari Bali. Tari, salah seorang penumpang asal Bali, mengaku memiliki pengalaman menggunakan Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung sejak lama.
Ia mengatakan kondisi bandara saat ini terasa lebih baik dan nyaman dibandingkan ketika dirinya pernah datang ke Bandung sebelumnya.
âDulu sebenarnya aku sudah pernah pas Husein masih lama banget, tapi sekarang kesannya sudah jadi bagus banget, terus lebih nyaman juga,â ujar Tari.
Tari memiliki kedekatan dengan Kota Bandung karena sebelumnya pernah tinggal di kota tersebut. Ayahnya dahulu bertugas di Bandung sehingga ia sudah cukup mengenal kota ini. Kedatangannya kali ini menjadi kesempatan untuk kembali menikmati suasana Kota Bandung.
Ia berharap, konektivitas langsung antara Bali dan Bandung terus diperkuat melalui penambahan frekuensi penerbangan maupun rute.
âHarapannya semoga lebih banyak direct flight dari Bali ke Bandung dan harganya juga sekarang affordable. Semoga tetap affordable,â kata dia. ils/I-1
- Garuda Indonesia
- Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Dengan OTP 94.3%, Garuda Indonesia Tuntaskan Layanan Haji 2026
-
Penggunaan B50 untuk mobil industri di Semarang
-
Grab Indonesia Operasikan 14.000 Kendaraan Listrik dan Berdayakan 189.000 Perempuan serta Penyandang Disabilitas Sepanjang 2025
-
Megawati Soekarnoputri terima penghargaan dari Timor Leste
-
Ribuan Pencari Kerja Serbu Job Fair Pemkot Jaksel, Online dan Offline
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.