Maskapai Garuda Indonesia Kembali Layani Penerbangan dari Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung

Sabtu, 15 Agu 2026, 17:25 WIB

BANDUNG - Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung memasuki babak baru reaktivasi penerbangan komersial dengan beroperasinya kembali pesawat jet Garuda Indonesia pada Jumat (14/8). Penerbangan perdana Garuda Indonesia dengan rute Denpasar–Bandung–Denpasar tersebut menjadi momentum penting bagi pengembangan konektivitas udara Kota Bandung.

Sebelumnya penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara telah kembali dibuka secara bertahap sejak 6 Agustus 2026, menggunakan pesawat propeller untuk sejumlah rute seperti Lampung dan Palembang.

Ket. Foto: — Sumber: Humas Kota Bandung

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyambut positif penggunaan kembali pesawat jet di Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung. Menurut dia, kondisi tersebut menunjukkan adanya peningkatan status operasional bandara secara bertahap.

Wali Kota Farhan juga menyebut tingkat keterisian penerbangan Garuda pada hari perdana sangat tinggi. Kondisi tersebut dinilai menjadi sinyal positif terhadap kebutuhan masyarakat terhadap konektivitas udara langsung dari Bandung.

Selain Garuda, penerbangan dari kelompok Lion juga telah beroperasi sejak 6 Agustus 2026 dengan sejumlah rute, di antaranya menuju Lampung, Balikpapan dan Palembang. Menurut Wali Kota Farhan, tingkat peminat penerbangan tersebut berada di atas 50 persen.

Ke depan, sejumlah kota lain ditargetkan dapat terhubung melalui Bandara Husein Sastranegara, termasuk Medan, Pekanbaru, Padang, Palembang, Batam, Lampung, Balikpapan, Pontianak, Makassar, Denpasar dan Surabaya.

Wali Kota Farhan mengatakan Pemkot Bandung belum ingin terburu-buru menetapkan target penumpang tahunan. Namun, pemerintah kota mulai menyiapkan infrastruktur dan pelayanan dengan target kapasitas sekitar 3.000 penumpang per hari.

“Pokoknya kita mesti siap dulu dengan 3.000 penumpang per hari. Dengan 3.000 penumpang itu kita mesti memastikan bahwa bandaranya siap,” kata dia.

Untuk memastikan kualitas pelayanan, Wali Kota Farhan mengaku telah melakukan evaluasi melalui pendekatan customer experience. Sejumlah orang diminta menjalani seluruh rangkaian perjalanan penumpang, mulai dari tiba di bandara, drop off, check-in, naik pesawat, tiba kembali, mengambil bagasi hingga mendapatkan layanan transportasi.

Hasil evaluasi tersebut selanjutnya akan menjadi bahan koordinasi antara Pemkot Bandung dan pengelola bandara untuk membagi tanggung jawab perbaikan pelayanan.

“Ini tugas Angkasa Pura, ini tugas Pemkot, ini tugas siapa, ini tugas siapa,” ujar dia.

Selain peningkatan konektivitas, Wali Kota Farhan menilai reaktivasi Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung harus memberikan dampak lebih luas bagi perekonomian Bandung.

Ia berharap, penumpang yang datang tidak hanya warga Bandung yang bepergian ke daerah lain, tetapi juga masyarakat dari berbagai kota yang datang ke Bandung.

Salah satu strategi yang akan didorong adalah mempromosikan Bandung sebagai kota pendidikan, sehingga mahasiswa dan calon mahasiswa dari berbagai daerah dapat memanfaatkan konektivitas udara langsung menuju Bandung.

“Tantangan buat kita adalah bagaimana caranya tidak hanya orang Bandung yang terbang bolak-balik, tetapi juga kita akan mengundang orang lain dari kota lain untuk datang ke Kota Bandung,” kata Wali Kota Farhan.

Sementara itu, Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad Rizal Pahlevi, mengatakan reaktivasi Bandara Husein Sastranegara dilakukan setelah seluruh aspek pelayanan, keamanan, keselamatan, serta kelayakan fasilitas bandara dipastikan memenuhi standar yang dipersyaratkan.

“Bandara ini telah kita siapkan jauh-jauh hari untuk memastikan pelayanan, seluruh keamanan dan safety yang dipersyaratkan untuk kelayakan bandara. Kami mendapatkan sertifikasi kembali dari Kementerian Perhubungan bahwa bandara ini layak dan bisa digunakan,” ujar dia.

Menurut dia, kesiapan bandara tidak hanya dinilai secara visual, tetapi melalui pengujian terhadap berbagai fasilitas dan sarana prasarana sesuai standar kebandarudaraan internasional.

Proses persiapan tersebut dilakukan selama hampir dua bulan. Setelah melalui pengujian internal Angkasa Pura Indonesia, kesiapan bandara kemudian dilaporkan kepada Kementerian Perhubungan untuk dilakukan pemeriksaan dan verifikasi secara langsung.

“Bukan sekadar visual, tetapi seluruhnya diuji sesuai kelayakan dengan pola dan standar yang memenuhi standar airport internasional,” kata dia.

Ia menambahkan, seluruh fasilitas bandara dipastikan bukan hanya tersedia, tetapi juga berfungsi dengan baik. Hal tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan pelayanan kepada penumpang berjalan optimal setelah bandara kembali aktif.

Ia juga mengungkapkan bahwa penerbangan internasional dari Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung tengah dipersiapkan. Koordinasi antara Kementerian Perhubungan dan Angkasa Pura Indonesia terus dilakukan untuk membuka kembali konektivitas internasional dari Bandung. Penerbangan internasional diperkirakan mulai dilayani pada Oktober 2026.

“Dalam waktu dekat sedang dalam persiapan. Kami perkirakan di bulan Oktober, mudah-mudahan akan bisa tidak hanya di Oktober tapi berkelanjutan,” ujar dia.

Menurut Mohammad Rizal Pahlevi, Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung memiliki sejarah melayani penerbangan internasional, di antaranya menuju Singapura dan Kuala Lumpur. Dengan kembali aktifnya bandara, peluang penambahan maskapai dan rute juga terbuka.

Untuk penerbangan domestik, Bandara Husein disiapkan melayani sejumlah rute antarpulau, termasuk konektivitas menuju Sumatera dan Bali.

“Tidak tertutup hanya rute-rute yang existing dan bahkan ini terus berkembang. Begitu juga internasional, ada beberapa potensi yang secara airport capacity dan peruntukannya kami nyatakan siap untuk melayani rute domestik dan juga regional ataupun internasional,” kata dia.

Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero), Letjen (Purn) Glenny H Kairupan, mengatakan penerbangan perdana Garuda Indonesia dari Bandung menjadi bagian dari percepatan pembukaan kembali Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung.

Ia menyebut pembukaan kembali Bandara Husein merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia.

“Pada saat Bapak Presiden menerima penyerahan Rafale di Halim Perdanakusuma, beliau perintahkan agar Husein Sastranegara dibuka kembali,” ujar Glenny.

Menurut dia, proses tersebut berlangsung relatif cepat. Kurang dari tiga bulan setelah arahan tersebut, Bandara Husein Sastranegara kembali melayani penerbangan komersial.

“Syukur alhamdulillah dalam waktu tiga bulan kurang lima hari hari ini kita bersama-sama bisa menyaksikan bahwa Husein Sastranegara dibuka kembali dan Garuda pertama penerbangan Bali ke Bandung, dari Bandung ke Bali,” kata dia.

Garuda Indonesia untuk sementara akan melayani rute dari Bandara Husein Sastranegara sebanyak empat kali dalam sepekan. Selain Garuda, Citilink juga disiapkan melayani penerbangan dari bandara tersebut.

Antusiasme masyarakat terhadap penerbangan Bandung–Denpasar juga disebut sangat tinggi. Glenny mengatakan penerbangan pada hari pertama, kedua hingga ketiga telah terisi penuh.

“Bahkan ada yang menunggu kalau ada yang cancel, waiting list,” ujar dia. ils/I-1

  • Garuda Indonesia
  • Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung
  • Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

Sungguh Mengenaskan Kabar Duka Ini! Hingga Sabtu Sore, 38 Orang Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT

Terus Bertambah! Gempa Dahsyat Flores akibatkan 33 Orang Meninggal

Warga Prancis Dievakuasi dari Jalur Pendakian Gunung Rinjani

Merah Putih Sepanjang 2.026 Meter bakal Dibentangkan di Gunung Dempo

Ratusan Pendaki Bakal Rayakan HUT ke-81 RI di Puncak Gunung Kerinci

Tim SAR Evakuasi Tiga Korban Reruntuhan Bangunan Akibat Gempa NTT

HUT RI, Masuk Ancol Gratis Tanggal 17 Agustus 2026, Buruan Reservasi, Kuota Terbatas!

Penumpang KM Bukit Siguntang Ditemukan Tewas di Perairan Balikpapan

Kodam Udayana Bantu Evakuasi Warga NTT Terdampak Gempa M7,7

Gempa M7,7 Guncang Flores, Polda NTT Bentuk Command Center & Kerahkan Personel

Badan Geologi: Gempa M7,7 di Timur Laut Nagekeo Dipicu Sesar Naik Busur Belakang Flores

BTS Makin Populer di Amerika, Capai Rekor Tertinggi 46% Menurut Survei

PU Kerahkan Alat Berat, Pastikan Akses Jalan NTT Tetap Terbuka Pasca Gempa 7,7 Magnitudo

Apresiasi Puan soal RUU Perampasan Aset, Hardjuno: Partisipasi Publik Perkuat Legitimasi

BNPB: 14 Orang Meninggal Akibat Gempa M7,7 di NTT

Selena Gomez Digugat Lima Investor atas Dugaan Penipuan terkait Bisnis Kesehatan Mental

Deadpool dan Wolverine Menggoda akan Muncul dalam Avengers: Doomsday

Usai Umumkan Cast X-Men, Kevin Feige Pamer Kostum Baru Doctor Doom di D23

Pascagempa NTT, Sejumlah Penerbangan dari Kupang ke Flores Dibatalkan

Harga LPG Bright Gas Turun dari Rp220.000 Menjadi Rp218.000/Tabung Mulai 15 Agustus

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.