Gagalkan 23 Ton Pangan Ilegal! Mentan Apresiasi Langkah Tegas Bareskrim di Pontianak
📅 Minggu, 19 Apr 2026, 09:47 WIB | Oleh: Tim Redaksi“Petani cabai kita sering mengeluh harga hancur saat panen. Jangan disakiti lagi. Mereka bekerja keras di lapangan, itu harus dilindungi,” tegasnya.
Dengan nada keras, ia menyindir praktik para penyelundup yang hanya bermodalkan modal tanpa kontribusi produksi.
“Mereka tidak turun ke sawah, tidak berkeringat, tapi merusak harga. Ini tidak adil bagi petani kita,” katanya.
Kementerian Pertanian akan terus memperkuat koordinasi lintas sektor bersama aparat penegak hukum untuk menutup celah masuknya pangan ilegal serta memastikan sistem distribusi berjalan sesuai aturan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Mentan Amran juga kembali mengapresiasi Satgas Pangan, namun menegaskan langkah berikutnya harus menyasar aktor utama di balik jaringan.
“Saya apresiasi Satgas Pangan. Tapi ini harus dituntaskan. Bongkar aktor besarnya,” tegasnya.
“Ini bukan hanya soal hukum. Ini soal melindungi petani dan menjaga kedaulatan pangan Indonesia,” pungkasnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!