Labuan Bajo Didorong Lebih Aman! Kemenpar Genjot Standar Keselamatan Wisata Bahari
📅 Jumat, 17 Apr 2026, 23:20 WIB | Oleh: Tim PenulisJakarta - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bersama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) mendorong peningkatan aspek keamanan dan kenyamanan wisata bahari khususnya di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.
Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat (17/4), menegaskan keamanan dan keselamatan menjadi faktor utama dalam kegiatan wisata termasuk wisata bahari.
Untuk itu Kemenpar telah mengambil langkah kebijakan antara lain melalui Permenpar No.7 Tahun 2016 tentang Panduan Pelaksanaan Selam Rekreasi dan Permenpar No.6 Tahun 2025 tentang Standar Kegiatan Usaha pada Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Sektor Pariwisata, khususnya untuk Angkutan Laut Dalam Negeri Untuk Wisata.
Kemenpar juga melakukan tata kelola destinasi pariwisata bahari melalui sosialisasi dan koordinasi lintas sektor untuk mendorong implementasi modul manajemen risiko dan bencana di destinasi pariwisata bahari serta berbagai modul lainnya.
"Upaya ini dilakukan sebab keamanan dan keselamatan wisata bahari merupakan aspek yang fundamental dalam pariwisata," kata Ni Luh Puspa.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam hal ini, Kemenpar-BPOLBF menggelar kegiatan "Safety Talk" di Labuan Bajo pada Kamis (16/4), sebagai langkah strategis dalam memperkuat ruang kolaborasi di antara pemangku kepentingan.
Kegiatan ini juga sebagai bentuk implementasi program flagship Kementerian Pariwisata yaitu peningkatan keamanan berwisata yang mencakup upaya untuk mendorong kualitas produk pariwisata bahari sebagai salah satu sektor unggulan pariwisata Indonesia.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Manggarai Barat, Agustinus Gias mengatakan kepercayaan wisatawan, terutama mancanegara sangat bergantung pada jaminan keamanan dan keselamatan dari kolaborasi lintas pihak.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kejadian kecelakaan kapal wisata yang pernah terjadi di Labuan Bajo harus menjadi momentum perbaikan bersama.
Menurut dia, kebanggaan terhadap pariwisata Labuan Bajo akan menjadi sempurna apabila keselamatan pelayanan menjadi pilar utama yang tidak dapat dikompromikan kembali.
“Keamanan dan keselamatan wisata di Labuan Bajo tanggung jawab bersama antara pemerintah, otorita pelabuhan, aparat keamanan, serta pelaku usaha yang harus berjalan beriringan," ujar Agustinus.
Asisten Deputi Pengembangan Produk Pariwisata Kemenpar, Itok Parikesit menyampaikan bahwa aspek keselamatan merupakan fondasi utama dalam pengembangan pariwisata bahari yang berkualitas dan berkelanjutan.
Termasuk penguatan kolaborasi lintas sektor melalui koordinasi yang efektif, pembentukan tim manajemen krisis, penyusunan langkah-langkah yang lebih aplikatif di lapangan, serta evaluasi berkelanjutan.
"Seluruh pemangku kepentingan diharapkan memiliki peran dan tanggung jawab yang jelas dalam menjaga standar keselamatan, sehingga potensi besar Labuan Bajo dapat didukung oleh sistem keamanan yang kuat dan memberikan pengalaman yang aman bagi wisatawan," ujar Itok.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!