Israel Setuju Gencatan Senjata 10 Hari dengan Lebanon

Jumat, 17 Apr 2026, 01:29 WIB

TEL AVIV - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu akhirnya mengkonfirmasi bahwa ia telah menyetujui gencatan senjata 10 hari dengan Lebanon untuk mencoba memajukan kesepakatan perdamaian antara kedua negara.

“Kita memiliki kesempatan untuk membuat kesepakatan bersejarah dengan Lebanon,” kata Netanyahu.

Ket. Foto: Netanyahu mengatakan tuntutan utama adalah pembubaran Hizbullah; PM Lebanon Nawaf Salam menyambut baik gencatan senjata yang diumumkan oleh Donald Trump. — Sumber: Istimewa

Dari The Guardian, pemimpin Israel itu menegaskan bahwa tuntutan utamanya adalah pembubaran Hizbullah .

Dalam sebuah pernyataan tertulis, sekutu Hizbullah dan ketua parlemen Lebanon, Nabih Berri, mendesak rakyat Lebanon untuk “menunda kepulangan mereka ke kota dan desa mereka sampai situasi menjadi lebih jelas, sesuai dengan perjanjian gencatan senjata.”

Hezbollah menuntut 'tidak ada kebebasan bergerak bagi pasukan Israel' selama gencatan senjata dan mengatakan invasi Israel memberi Lebanon 'hak untuk melawan'.

Sebuah sumber senior Hizbullah mengatakan kepada Al Jazeera Arabic bahwa gencatan senjata apa pun tidak boleh mengizinkan pasukan Israel bergerak tanpa batasan di Lebanon – dan selama pasukan Israel tetap berada di wilayah Lebanon, negara itu tetap memiliki hak untuk melawan.

Gencatan senjata tidak dapat mencakup kebebasan bergerak bagi musuh yang akan membawa kita kembali ke kondisi sebelum 2 Maret.

Selama pendudukan masih berlangsung di tanah kami, Lebanon dan rakyatnya berhak untuk melawan dengan segala cara untuk memaksa pendudukan tersebut mundur.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengatakan Israel dan Lebanon akan memulai gencatan senjata selama 10 hari. Dalam sebuah unggahan di Truth Social, ia mengatakan telah berbicara dengan para pemimpin kedua negara hari ini dan mengklaim ini akan menjadi "perang kesepuluh" yang telah ia "selesaikan". Israel dilaporkan tidak memiliki rencana untuk menarik militernya dari Lebanon selatan selama gencatan senjata tersebut.

  • Perang Iran

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Pemprov Jabar Bersama TNI-Polri dan Masyarakat Bertekad Perkuat Komitmen Keamanan

BMKG Catat 235 Gempa Susulan di Flores

Penumpang Rasakan Mobilitas Bandung-Bali Makin Praktis Berkat Reaktivasi Bandara Internasional Husein Sastranegara 

UOB Perkuat Segmen Nasabah Premium dengan Peningkatan Manfaat Kartu Visa

Maskapai Garuda Indonesia Kembali Layani Penerbangan dari Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung

DPRD Kota Bandung: Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Hadapi Berbagai Tantangan

Sungguh Mengenaskan Kabar Duka Ini! Hingga Sabtu Sore, 38 Orang Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT

Terus Bertambah! Gempa Dahsyat Flores akibatkan 33 Orang Meninggal

Warga Prancis Dievakuasi dari Jalur Pendakian Gunung Rinjani

Merah Putih Sepanjang 2.026 Meter bakal Dibentangkan di Gunung Dempo

Ratusan Pendaki Bakal Rayakan HUT ke-81 RI di Puncak Gunung Kerinci

Tim SAR Evakuasi Tiga Korban Reruntuhan Bangunan Akibat Gempa NTT

HUT RI, Masuk Ancol Gratis Tanggal 17 Agustus 2026, Buruan Reservasi, Kuota Terbatas!

Penumpang KM Bukit Siguntang Ditemukan Tewas di Perairan Balikpapan

Kodam Udayana Bantu Evakuasi Warga NTT Terdampak Gempa M7,7

Gempa M7,7 Guncang Flores, Polda NTT Bentuk Command Center & Kerahkan Personel

Badan Geologi: Gempa M7,7 di Timur Laut Nagekeo Dipicu Sesar Naik Busur Belakang Flores

BTS Makin Populer di Amerika, Capai Rekor Tertinggi 46% Menurut Survei

PU Kerahkan Alat Berat, Pastikan Akses Jalan NTT Tetap Terbuka Pasca Gempa 7,7 Magnitudo

Apresiasi Puan soal RUU Perampasan Aset, Hardjuno: Partisipasi Publik Perkuat Legitimasi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.