Gelontorkan Rp80 Miliar, Jembatan Werlah Dibangun Ulang, Truk Takengon Siap Tancap Gas
Jumat, 17 Apr 2026, 01:05 WIBMEULABOH -Â Anggota Komisi V DPR RI asal Aceh, H. Ruslan Daud, menegaskan bahwa pembangunan kembali Jembatan Werlah di Kabupaten Bener Meriah menjadi prioritas strategis untuk memulihkan konektivitas di wilayah tengah Aceh.
Jembatan yang sempat lumpuh akibat bencana alam pada akhir 2025 tersebut kini mulai memasuki tahap pengerjaan pondasi dengan total anggaran mencapai Rp80 miliar, guna memastikan jalur distribusi logistik dan hasil pertanian dari Takengon menuju lintas timur kembali lancar.
âJembatan tersebut akan memperlancar distribusi logistik serta pengangkutan hasil pertanian dari Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah menuju jalur lintas timur,â kata Ruslan Daud kepada ANTARA di Meulaboh, Kamis.
Ia mengatakan, meski berstatus sebagai jalan daerah, pemerintah pusat tetap mengambil peran dalam pembangunan jembatan tersebut demi memperkuat konektivitas wilayah, sembari menunggu desain pembangunan Jembatan Enang-Enang yang merupakan jalan nasional.
"Jembatan Werlah akan dibangun dengan konstruksi rangka baja sepanjang 40 meter, dilengkapi jalan pendekat sepanjang 20 meter,â katanya menambahkan.
Ruslan menambahkan, total anggaran pembangunan untuk menyelesaikan pembangunan jembatan diperkirakan mencapai Rp80 miliar. Saat ini, proses konstruksi telah dimulai dengan pengerjaan platform pondasi, dan ditargetkan rampung pada tahun ini.
Sementara itu, untuk Jembatan Enang-Enang yang merupakan bagian dari jalan nasional, katanya, saat ini masih dalam tahap perencanaan desain dan dijadwalkan mulai dibangun pada periode 2027â2029.
Selain itu, pemerintah juga juga hadir menangani infrastruktur jalan daerah lainnya, termasuk pembangunan di kawasan Simpang Lancang. Proyek tersebut akan ditenderkan tahun ini dan ditargetkan mulai konstruksi pada 2027.
"Simpang Lancang akan dibangun menggunakan konstruksi rangka baja sepanjang 40 meter dengan jalan pendekat 10 meter, dengan nilai anggaran sekitar Rp55 Miliar," sebut Ruslan M Daud.
H Ruslan Daud berharap, seluruh proyek ini dapat selesai tepat waktu sehingga memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Aceh, khususnya di wilayah tengah.
âTahun ini, Kementerian PU akan membangun jembatan permanen di Werlah, termasuk melakukan perbaikan geometrik jalan agar truk dari Takengon dapat melintas dengan lancar,â katanya.
Dia juga mengapresiasi langkah cepat pemerintah pusat dalam memulihkan infrastruktur yang rusak akibat banjir yang melanda Aceh pada November 2025 lalu.
Menurutnya, respons cepat pemerintah, khususnya Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di bawah kepemimpinan Dody Hanggodo, sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
âTerima kasih kepada bapak Menteri PU yang begitu fokus membantu pemulihan pascabencana di Aceh. Saat ini, berbagai infrastruktur sudah mulai dikerjakan, terutama akses jalan yang sangat vital bagi aktivitas masyarakat,â ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas perhatian serius terhadap Aceh.
âHadirnya bapak Presiden Prabowo secara rutin ke Aceh menunjukkan konsistensi dan perhatian khusus dalam proses pemulihan. Ini menjadi semangat bagi kami di daerah,â sebutnya.
- kementerian pu
- bener meriah
- jembatan werlah
- infrastruktur aceh
- jembatan enang-enang
Redaktur: alfred
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Terminal Kampung Rambutan Benahi Lingkungan, Kanstin dan Pagar Dicat Ulang
-
KAI Terapkan Aturan Baru Penumpang Bawa Power Bank di Kereta Api
-
Kementerian PU bangun 240 unit huntara di Aceh Tamiang
-
Pemudik Bermotor Mulai Padati Jalan Raya Kalimalang H-5 Lebaran
-
Menperin: Perpanjangan Insentif Rumah Dorong Pertumbuhan Industri Pendukung
-
Gubernur Jatim Buka Kolaborasi SDM Global Bersama Universiti Malaya
-
Bahlil: Kebergantungan Impor Energi Untungkan Importir, Perlu Tindakan Nyata!
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.