Tim Panjat Tebing Menargetkan Hasil Maksimal di World Climbing Series Madrid 2026
Rabu, 27 Mei 2026, 23:37 WIBJakarta - Tim panjat tebing Indonesia menargetkan hasil lebih bagus dalam World Climbing Series Madrid 2026, di Spanyol, 28-31 Mei, setelah hanya membawa pulang satu medali perunggu pada seri Wujiang, di China, pada dua pekan lalu.
Pelatih panjat tebing disiplin speed Indonesia Galar Pandu Asmoro mengatakan timnya membawa target tampil lebih bagus dibandingkan seri sebelumnya, guna mengharumkan nama bangsa dan negara.
"Untuk disiplin speed, ini merupakan seri kedua di musim ini, jadi tentu kami ingin lebih bagus dari seri pertama di Wujiang karena ini juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang, pada September," ujar dia menjelang keberangkatan tim ke Spanyol, di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu.
Galar menjelaskan, untuk menghadapi seri tersebut, Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) menurunkan tujuh atlet guna berjuang di Alcobendas, Madrid dan mulai bertanding pada 30 Mei.
Ketujuh atlet itu terbagi atas empat putra dan tiga putri. Mereka adalah Veddriq Leonardo, Antasyafi Robby Al Hilmi, Raharjati Nursamsa, dan Aditya Tri Syahria. Sedangkan sektor putri diisi oleh Desak Made Rita Kusuma Dewi, Rajiah Salsabillah, dan Berthdigna Devi Surya Kusuma.
Lebih lanjut dia menjelaskan, Indonesia rencananya juga memasukkan nama Kiromal Katibin dalam daftar yang dipersiapkan tampil. Namun, atlet itu batal berpartisipasi setelah mengalami cedera menjelang keberangkatan.
Galar menambahkan, persaingan nomor speed pada musim ini semakin ketat karena banyak negara terus menunjukkan peningkatan catatan waktu.
Oleh sebab itu, para atlet Indonesia diharapkan mampu mengeluarkan kemampuan terbaik, serta menjaga konsistensi penampilan sejak babak kualifikasi.
Pada seri Wujiang, tim Merah Putih hanya mampu membawa pulang satu medali perunggu melalui Desak Made.
Hasil tersebut menjadi bahan evaluasi tim pelatih untuk meningkatkan performa para atlet pada seri Madrid yang diselenggarakan oleh International Federation of Sport Climbing (IFSC), sekaligus mengasah kemampuan untuk Asian Games 2026.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
AS Belum Memiliki Bukti Bahwa Iran Menerima Senjata dari Tiongkok
-
Harga Emas UBS, Antam, dan Galeri24 di Pegadaian Kembali Alami Penurunan pada Minggu Pagi
-
Desak Made Pimpin Hasil Kualifikasi Nomor Speed Asian Beach Games 2026
-
BPBD Imbau Nelayan Babel Tidak Melaut Selama El Nino hingga Juni
-
Padi Abadi, Terobosan Genetik untuk Jawab Tantangan Pangan dan Kerusakan Lahan
-
Selat Hormuz Masih Lumpuh, Kuwait Pangkas Produksi Minyak
-
Pengenalan Panjat Tebing Sejak Usia Dini oleh FPTI Kotawaringin Timur Kalteng
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.