Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Baru Satu Juta Warga Jakarta yang Memeriksakan Kesehatan Gratis

📅 Jumat, 17 Apr 2026, 13:04 WIB | Oleh:
Baru Satu Juta Warga Jakarta yang Memeriksakan Kesehatan Gratis Doc: ist
Ket. pemeriksaan

JAKARTA – Jumlah warga Jakarta yang memeriksakan diri secara gratis untuk kesehatannya baru satu juta lebih. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatat sebanyak 1.155.647 orang sudah menjalani program cek kesehatan gratis (CKG) di Jakarta hingga triwulan I-2026.

"Cek kesehatan gratis telah dilaksanakan dengan cakupan mencapai lebih dari 1,15 juta orang atau sekitar 10,45 persen," kata Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi DKI Jakarta Atika Nur Rahmania di Jakarta, Jumat.

Dia mengatakan CKG mencakup berbagai skrining kesehatan, mulai dari aktivitas fisik, penyakit tuberkulosis (TB), faktor risiko kanker, status gizi, kesehatan jiwa, dan skrining kesehatan lainnya.

Program tersebut dihadirkan untuk meningkatkan deteksi dini dan pencegahan penyakit sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan secara lebih cepat, mudah, dan merata.

Program itu, sambung Atika, merupakan bagian dari prioritas Pemprov DKI pada triwulan I-2026 dalam rangka memastikan layanan dasar tetap berjalan optimal dan stabil pada awal tahun.

Khusus aspek kesehatan, selain CKG, Pemprov DKI menginisiasi dua pembangunan rumah sakit, yakni di wilayah Grogol, Petamburan, yang akan divisikan menjadi pusat rujukan layanan lanjutan dan riset kesehatan, serta pengembangan rumah sakit bertaraf internasional di Cakung untuk menghadirkan layanan kesehatan berstandar global. 

Selain itu, layanan dasar yang juga menjadi program prioritas, yaitu pada aspek pendidikan melalui penyaluran Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus, yang pada tahap I tahun 2026 telah diberikan kepada 707.477 peserta didik dengan total alokasi anggaran sebesar Rp1,62 triliun.

"Penyaluran untuk bulan Januari telah dilakukan pada Maret, dan untuk bulan Februari mulai disalurkan secara bertahap sejak awal April ini," ungkap Atika.

Di samping itu, kebijakan sekolah swasta gratis juga terus diperluas. Jumlah sekolah penerima program ini sudah mencapai 40 sekolah, dari target 103 sekolah, dengan proyeksi peserta didik sebanyak 23.694 peserta untuk tahun ajaran 2026 dan 2027.

"Tidak hanya itu, kebijakan ini juga diperkuat dengan insentif pembebasan PBB bagi sekolah swasta sebagai bentuk dukungan terhadap penyediaan pendidikan yang lebih terjangkau," imbuh Atika. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Menlu Marco Rubio Tegaskan ...
Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

1.5 jam yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.