Combiphar Luncurkan Kampanye Zat Besi, Maltofer Siapkan Generasi Cerdas Indonesia
Rabu, 15 Apr 2026, 10:25 WIBJAKARTA - Memasuki usia ke-55 tahun, Combiphar terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan solusi kesehatan bagi masyarakat Indonesia. Fokus tersebut salah satunya diarahkan pada penanganan masalah kekurangan zat besi yang masih banyak terjadi di berbagai kelompok usia.
Melalui brand Maltofer, Combiphar meluncurkan kampanye bertajuk #ZatBesiPasBekerjaCerdas sebagai upaya edukasi kepada masyarakat. Kampanye ini bertujuan meningkatkan pemahaman tentang pentingnya zat besi serta mendorong pemilihan suplementasi yang tepat di setiap tahap kehidupan.
Kekurangan zat besi masih menjadi persoalan kesehatan yang berdampak luas terhadap kualitas hidup masyarakat. Kondisi ini dapat memengaruhi kemampuan kognitif seperti konsentrasi dan daya ingat yang berperan penting dalam aktivitas belajar dan produktivitas.
Data Survei Kesehatan Indonesia 2023 menunjukkan prevalensi anemia masih cukup tinggi di berbagai kelompok usia. Angkanya mencapai 23,8 persen pada anak usia 0-4 tahun, 16,3 persen pada usia 5-14 tahun, serta 18 persen pada perempuan secara umum.
Direktur PT Combiphar, Weitarsa Hendarto, mengatakan kampanye ini dihadirkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemenuhan zat besi. Ia menyebut Maltofer dapat menjadi solusi yang mudah diakses untuk membantu mengatasi kekurangan zat besi.
"Melalui kampanye #ZatBesiPasBekerjaCerdas, kami ingin mendorong masyarakat untuk lebih memahami pentingnya pemenuhan zat besi secara tepat di setiap tahap kehidupan," ujar Weitarsa Hendarto.
Ia menambahkan bahwa Maltofer telah lama dikenal melalui rekomendasi tenaga kesehatan dan dapat dikonsumsi secara praktis oleh masyarakat. Produk ini juga diharapkan mampu menjadi solusi kesehatan yang relevan dan berdampak luas.
Senior General Manager Marketing PT Combiphar, Debi Widianti, menjelaskan Maltofer telah digunakan secara global selama lebih dari 60 tahun. Ia menyebut produk ini menjadi pemimpin pasar suplementasi zat besi oral, khususnya untuk segmen anak dalam bentuk cair.
"Maltofer hadir sebagai solusi suplementasi zat besi yang dipercaya selama lebih dari 60 tahun di dunia dan menjadi pemimpin pasar di kategori suplementasi oral dalam format cair di segmen anak," ujar Debi Widianti.
Dari sisi medis, dokter spesialis anak dr. Lucky Yogasatria menegaskan pentingnya zat besi dalam pembentukan sel darah merah dan fungsi kognitif. Ia menjelaskan kebutuhan zat besi harus dipenuhi sejak dini hingga masa kehamilan untuk mendukung tumbuh kembang optimal.
"Zat besi memiliki peran penting dalam pembentukan sel darah merah serta mendukung fungsi kognitif, termasuk konsentrasi dan kemampuan belajar," ujar dr. Lucky Yogasatria.
Ia juga menekankan bahwa pemenuhan zat besi sebaiknya berasal dari pola makan bergizi seimbang. Namun, dalam kondisi tertentu, suplementasi dapat diberikan sesuai anjuran tenaga kesehatan.
Melalui kampanye ini, Combiphar berharap dapat mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga kecukupan zat besi. Edukasi yang melibatkan tenaga kesehatan dan komunitas diharapkan mampu meningkatkan kesadaran sekaligus kualitas hidup masyarakat Indonesia.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Paus Ingatkan Risiko Algoritma AI
-
KKP Hentikan Pemanfaatan Ruang Laut Tak Berizin Seluas 30 Hektar di Gresik
-
Hut ke 77, Garuda Indonesia Gelar GOTF Tawarkan Diskon Hingga 65%
-
Koper Berisi Ganja 17 Kg Terungkap, Empat Pemuda Ditangkap di Kemayoran
-
Persik Kediri Perpanjang Kontrak Ezra Walian
-
Pesawat ATR Dilaporkan Hilang Kontak, Bandara Adisutjipto Tegaskan Prosedur Penerbangan Sesuai Aturan
-
Indonesia Masters 2026: Pergantian Peran Pemain Muda Mulai Terlihat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.