Samakan Kedudukan, Thunder Hidupkan Peluang

Jumat, 22 Mei 2026, 06:15 WIB

LOS ANGELES - Pemain bola basket asal Amerika Serikat Shai Gilgeous-Alexander kembali menunjukkan kelasnya sebagai peraih MVP NBA. Bintang Oklahoma City Thunder itu memimpin kebangkitan timnya untuk menundukkan San Antonio Spurs 122-113 dalam laga kedua final Wilayah Barat NBA. Hasil pertandingan yang berlangsung Kamis (21/5) itu menyamakan kedudukan seri menjadi 1-1.

Setelah tampil di bawah performa terbaik di gim pembuka yang berakhir dengan kekalahan, Gilgeous-Alexander merespons dengan penampilan dominan. Guard asal Kanada itu membukukan 30 poin dan sembilan assist, menjadi motor permainan Thunder sejak awal pertandingan. “Kami tahu betapa pentingnya pertandingan ini. Semua pemain datang dengan energi besar sejak menit pertama,” ujar Gilgeous-Alexander.

Ket. Foto: Shai Gilgeous-Alexander dari Oklahoma City Thunder mendribel bola saat melawan Indiana Pacers selama kuarter ketiga dalam Game 7 Final NBA 2025, Oklahoma City, AS. — Sumber: AFP

Dua hari setelah kedua tim terlibat duel sengit hingga dua kali overtime, laga kedua kembali berlangsung dalam tempo tinggi dan penuh kontak fisik. Kuarter pertama berjalan seimbang, namun Thunder mulai mengambil alih permainan pada kuarter kedua dan menutup babak pertama dengan keunggulan 11 angka.

Gilgeous-Alexander menjadi pusat serangan Oklahoma City lewat akurasi tembakan jarak menengah yang sulit dihentikan. Selain tajam menyerang, Thunder juga tampil agresif dalam bertahan. Mereka memaksa Spurs melakukan 13 turnover pada paruh pertama yang menghasilkan 16 poin tambahan.

Perhatian besar kembali tertuju kepada Victor Wembanyama. Setelah mengamuk dengan 41 poin dan 24 rebound pada gim pertama, pemain muda asal Prancis itu kali ini dijaga ketat oleh pertahanan Thunder. Isaiah Hartenstein menjadi tembok utama, dibantu skema double-team yang membuat Wembanyama kesulitan berkembang.

Meski demikian, Spurs tetap mampu memberikan tekanan. Stephon Castle membakar semangat tim tamu lewat dunk spektakuler di atas Hartenstein yang membuat seisi arena terdiam sesaat sebelum bergemuruh. Tanpa De’Aaron Fox yang kembali absen karena cedera pergelangan kaki kanan, Spurs sempat bangkit dari ketertinggalan 13 poin dan menyamakan skor pada pertengahan kuarter ketiga. Namun mereka gagal membalikkan keadaan karena Thunder mampu menjaga ketenangan di momen-momen krusial.

“Kami tidak kehilangan fokus ketika mereka mengejar. Tim seperti Spurs pasti punya momentum sendiri,” ujar Gilgeous-Alexander. Pertandingan keras itu juga memakan korban. Jalen Williams dan Dylan Harper sama-sama meninggalkan lapangan akibat cedera dan tidak kembali bermain. Thunder memastikan kemenangan pada kuarter terakhir. Gilgeous-Alexander kembali mencetak step-back jump shot andalannya sebelum lay-up Alex Caruso memperlebar jarak menjadi sembilan poin saat laga menyisakan 20 detik. ben/AFP/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.