Cisco Perkuat Infrastruktur AI dengan Dukungan Prosesor AMD Ryzen Embedded V3000
Rabu, 15 Apr 2026, 14:35 WIBJAKARTA â Perkembangan pesat teknologi kecerdasan buatan (AI) mendorong kebutuhan akan infrastruktur jaringan yang semakin canggih, andal, dan efisien. Menjawab tuntutan tersebut, Cisco Systems menghadirkan lini terbaru switch Cisco N9300 Series dan router Cisco 8000 Series yang ditenagai oleh prosesor AMD Ryzen Embedded V3000 Series dari Advanced Micro Devices.
Kedua perangkat ini dirancang untuk mendukung beban kerja AI berskala besar, dengan mengandalkan arsitektur jaringan mutakhir serta performa komputasi tinggi. Di pusat sistem tersebut terdapat Cisco Silicon One G300, silikon switching berkapasitas hingga 102,4 Tbps yang dikembangkan untuk mendukung klaster AI berskala gigawatt.
Cisco Silicon One sendiri merupakan arsitektur jaringan terpadu yang dapat diskalakan dan diprogram untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pusat data, hyperscaler, hingga penyedia layanan. Teknologi terbaru ini juga menghadirkan konsep Intelligent Collective Networking yang mampu mengurangi kehilangan paket data sekaligus meningkatkan efisiensi jaringan secara keseluruhan.
Dalam implementasinya, prosesor AMD Ryzen Embedded V3000 berperan penting dalam menjalankan fungsi control planeâbagian krusial yang mengatur pengelolaan jaringan, termasuk routing, konfigurasi, keamanan, hingga otomatisasi. Prosesor ini dirancang khusus untuk lingkungan embedded dengan kebutuhan performa tinggi, efisiensi daya, serta keandalan jangka panjang.
Pada lini switch Cisco N9300 Series, perangkat ditujukan untuk pusat data yang siap menghadapi era AI. Switch ini menawarkan kepadatan tinggi, arsitektur nonblocking, serta konsumsi daya rendah. Dukungan telemetri canggih dan kemampuan pemrograman menjadikannya fondasi bagi sistem manajemen terpadu Cisco Nexus One, yang memungkinkan analitik real-time dan otomatisasi berbasis intent dalam skala besar.
Switch N9300 Series juga dirancang fleksibel untuk berbagai konfigurasi, seperti top-of-rack, middle-of-row, hingga end-of-row. Perangkat ini mampu mendukung komputasi berkinerja tinggi, termasuk beban kerja machine learning, sekaligus menjaga keamanan dan efisiensi operasional jaringan.
Vice President Cisco Data Center Networking, Murali Gandluru, menyatakan bahwa pemilihan prosesor AMD Ryzen Embedded V3000 didasarkan pada kebutuhan akan kinerja tinggi, efisiensi, serta keandalan untuk memenuhi tuntutan jaringan modern. Menurutnya, kombinasi tersebut memungkinkan Cisco menghadirkan solusi jaringan yang skalabel, aman, dan cerdas bagi pelanggan enterprise maupun penyedia layanan.
Sementara itu, pada lini Cisco 8000 Series Routers, perangkat difokuskan untuk memenuhi kebutuhan jaringan berskala global milik penyedia layanan. Router ini mengusung kemampuan otomatisasi berbasis cloud serta dukungan terhadap jaringan Multi-Protocol Label Switching (MPLS), yang memungkinkan pengelolaan lalu lintas data secara lebih efisien.
Di dalam sistem tersebut, prosesor AMD Ryzen Embedded V3000 berperan dalam mengelola tabel routing berskala besar, mengoptimalkan trafik jaringan, serta menjaga keamanan operasional. Dukungan hingga delapan core pemrosesan x86 kelas server dan kapasitas memori hingga 96 GB DDR5 memungkinkan perangkat ini menangani beban kerja data-intensive secara optimal.
Senior Vice President Cisco Provider Connectivity, Guru Shenoy, menegaskan bahwa prosesor ini memberikan keseimbangan antara performa dan efisiensi daya, sekaligus mendukung kebutuhan skalabilitas dan otomatisasi yang terus berkembang di sektor penyedia layanan.
âProsesor AMD Ryzen Embedded V3000 memberikan kinerja control plane dan efisiensi daya yang kami butuhkan untuk mendukung skala serta kemampuan otomatisasi dari Seri Cisco 8000,â ujar dia melalui keteranganya pada hari Rabu (15/4).
âKepadatan komputasi dan ketersediaan jangka panjangnya sangat sesuai dengan tuntutan tinggi yang terus berkembang dari pelanggan kami di seluruh segmen,â tambahnya.
Selain performa, aspek keberlanjutan operasional juga menjadi perhatian utama. Prosesor Ryzen Embedded V3000 dirancang dengan dukungan siklus hidup panjang dan kompatibilitas luas dengan ekosistem perangkat lunak berbasis arsitektur x86. Hal ini memungkinkan integrasi yang lebih mudah serta mempercepat proses deployment di berbagai lingkungan jaringan.
Dengan kombinasi inovasi dari Cisco dan AMD, switch Cisco N9300 Series dan router Cisco 8000 Series diharapkan mampu menjadi fondasi infrastruktur jaringan generasi berikutnya. Solusi ini dirancang untuk menghadirkan jaringan yang tidak hanya cepat dan efisien, tetapi juga siap menghadapi kompleksitas kebutuhan AI, cloud, dan layanan digital di masa depan.
- Pusat Data
- Cloud Computing
- Data Center
- AMD
- Cisco
- Ryzen Embedded V3000
- Cisco N9300 Series
- Cisco 8000 Series
- Jaringan AI
- teknologi jaringan
- switch ethernet
- router jaringan
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Liga Champions: Barcelona Tumbang di Camp Nou, Atletico Madrid Pegang Kendali Menuju Semifinal
-
Prosesor AMD Ryzen AI 400 Series Siap Tenagai Laptop AI Generasi Baru
-
Kinerja Moncer 2025, Indonet Perluas Jaringan dan Data Center
-
PDAM Kabupaten Lombok Tengah: Sebanyak 500 Rumah Ibadah Dapat Layanan Air Gratis
-
Infrastruktur Siap AI Penting untuk Dorong Ekonomi Digital Indonesia
-
Ajak Masyarakat Bijak Gunakan Energi, Pertamina Capai Target Emisi
-
Pemerintah Percepat Ekosistem AI dan Data Center untuk Kejar Pertumbuhan Ekonomi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.