Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Koperasi Desa Merah Putih Dorong Ekonomi Syariah, Ferry Juliantono Ungkap Strateginya

📅 Minggu, 12 Apr 2026, 01:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Koperasi Desa Merah Putih Dorong Ekonomi Syariah, Ferry Juliantono Ungkap Strateginya Doc: Antara
Ket. Menteri Koperasi (Menkop) sekaligus Ketua Harian Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Nasional Ferry Juliantono memberikan keterangan dalam Seminar dan Muswil MES Jawa Barat di Bandung, Sabtu (11/4).

Bandung - Menteri Koperasi (Menkop) sekaligus Ketua Harian Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Nasional Ferry Juliantono mengungkapkan penguatan koperasi, khususnya Koperasi Merah Putih menjadi kunci arah pengembangan ekonomi syariah.

"Ekonomi syariah ke depan harus lebih fokus ke sektor riil. Salah satu kuncinya adalah penguatan koperasi, khususnya Koperasi Desa Merah Putih," ujar Ferry dalam Seminar dan Musda MES Jawa Barat di Bandung, Sabtu (11/4).

Dikatakan, arah pengembangan ekonomi syariah ke depan harus dan wajib berfokus pada sektor riil agar manfaatnya menyentuh masyarakat bawah, dan salah satu instrumen strategis yang bisa mendorongnya adalah koperasi merah putih sebagai penggerak ekonomi desa.

Ferry memaparkan bahwa Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) memiliki potensi besar dengan 4.200 unit bangunan fisik yang siap beroperasi dan 32.000 unit lainnya dalam tahap pembangunan.

Koperasi ini dirancang memiliki tiga fungsi utama yakni menyalurkan kebutuhan pokok dan barang subsidi pemerintah; menjadi offtaker atau penyerap produk hasil desa; dan menyalurkan berbagai program strategis pemerintah pusat.

Menurutnya, integrasi KDKMP ke dalam ekosistem syariah akan membuka ruang kolaborasi bagi usaha pembiayaan mikro, ritel modern, hingga layanan kesehatan seperti klinik dan apotek.

Ia juga mendorong perbankan syariah di Jawa Barat untuk menciptakan model pembiayaan mikro yang dapat digunakan oleh koperasi desa guna mendukung keberlanjutan ekonomi riil.

"Koperasi Desa Merah Putih harus menjadi bagian dari integrasi ekosistem ekonomi syariah," kata Ferry.

Sementara itu, Ketua Umum MES Jawa Barat Harry Maksum menambahkan bahwa selain sektor riil, MES juga harus mulai memberikan perhatian serius pada isu lingkungan atau ekonomi hijau.

Berkaca pada rentetan bencana alam di berbagai daerah, ia mengusulkan pembentukan Komite Ekonomi Hijau dan Pelestarian Lingkungan Hidup dalam struktur MES Nasional.

Selain dihadiri dua orang tersebut, acara ini turut dihadiri oleh jajaran petinggi dari Bank Indonesia Jawa Barat, OJK Jawa Barat, Bank BJB Syariah, serta para ketua MES daerah se-Jawa Barat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

13 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.