Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemkomdigi Beri Sanksi Google karena Tidak Beritikad Baik dalam Implementasi PP Tunas

📅 Sabtu, 11 Apr 2026, 20:52 WIB | Oleh:
Kemkomdigi Beri Sanksi Google karena Tidak Beritikad Baik dalam Implementasi PP Tunas Doc: RRI/Josua Sihombing
Ket. Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid

JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), mengumumkan akan menjatuhkan sanksi kepada Google, dalam hal ini platform YouTube. Hal itu disampaikan Menteri Komdigi (Menkomdigi) Meutya Hafid, dalam konferensi pers update PP Tunas, pada Kamis (9/4).

Penjatuhan sanksi tersebut diungkapkan Menkomdigi, karena platform YouTube tidak menunjukan itikad baiknya, dalam implementasi PP Tunas. Kebijakan yang ditetapkan pemerintah ini, mewajibkan seluruh platform menerapkan pembatasan akses akun anak di bawah usia 16 tahun.

Meutya menegaskan bahwa pengumuman penjatuhan sanksi ini, penting untuk disampaikan ke publik sebagai bentuk transparansi. Selain itu, hal ini menandakan keseriusan pemerintah untuk menegakkan hukum, dalam memberikan perlindungan kepada anak di ruang digital.

"YouTube belum memenuhi kewajiban kepatuhan dan tidak menyebutkan itikad, untuk dalam waktu dekat mengikuti hukum (PP Tunas). Pemerintah memberikan catatan merah kepada pihak Google yang menaungi YouTube," kata Meutya di Kantor Kemkomdigi, Jakarta, Kamis.

Dijelaskan Menkomdigi, penjatuhan sanksi ini bukanlah tanpa sebab, dan proses panjang, serta telah sesuai prosedur. Ia menuturkan bahwa Kemkomdigi dalam penyusunan PP Tunas, telah memberikan sosialisasi terhadap seluruh platform.

Dalam penegakkan implementasi PP Tunas, Kemkomdigi telah melayangkan surat pemanggilan hingga dua kali kepada platform. Namun, setelah diberikan waktu dan kesempatan untuk memberikan klarifikasinya, YouTube masih belum mematuhi ketentuan PP Tunas.

"Berdasar hasil pemeriksaan oleh Dirjen Pengawasan Ruang Digital pada 7 April lalu. Sehingga tidak ada pilihan, pemerintah tidak bisa memberi toleransi lagi," ujar Menkomdigi. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Transjakarta Larang Aktivit...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.