Ukraina Minta AS Serukan Gencatan Senjata ke Russia
📅 Kamis, 09 Apr 2026, 02:50 WIB | Oleh: Tim PenulisSementara itu Presiden Zelenskyy menambahkan bahwa tim militer Ukraina yang membantu negara-negara Timur Tengah melawan serangan pesawat tak berawak Iran, akan tetap berada di wilayah tersebut.
Kyiv mengatakan pihaknya telah mengerahkan lebih dari 200 personel militer dengan keahlian dalam menjatuhkan drone ke wilayah tersebut sejak Iran memulai serangan balasan drone di seluruh Timur Tengah sebagai tanggapan atas serangan AS dan Israel.
"Tim ahli militer Ukraina akan terus bekerja di wilayah tersebut untuk membantu mengembangkan lebih lanjut kemampuan keamanan," tulis Zelenskyy di media sosial. "Situasi di kawasan ini memiliki implikasi global dimana setiap ancaman terhadap keamanan dan stabilitas di Timur Tengah dan Teluk memperkuat tantangan bagi ekonomi dan biaya hidup di setiap negara," imbuh dia.
Zelenskyy juga menegaskan kembali kesiapannya untuk menghentikan serangan terhadap infrastruktur Russia jika Moskwa menghentikan serangan drone dan misil jarak jauh terhadap pembangkit listrik dan jaringan listrik Ukraina.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Ukraina mengatakan kepada Russia sekali lagi: kami siap untuk menanggapi dengan cara yang sama jika Russia menghentikan serangan mereka. Jelas bagi semua orang bahwa gencatan senjata dapat menciptakan prasyarat yang tepat untuk mencapai kesepakatan,” tulis Zelensky.
Invasi Russia ke Ukraina yang diluncurkan pada Februari 2022 telah memakan korban ratusan ribu jiwa dan jutaan orang mengungsi, menjadikannya konflik paling mematikan di Eropa sejak saat itu Perang Dunia II. AFP/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (1)
09 Apr 2026, 16:30 WIB.
trump ora wani karo putin :D
BalasSilakan login via Google untuk dapat memberi komentar!