Forest dan Villa Berharap Kebangkitan di Liga Europa

Kamis, 09 Apr 2026, 06:37 WIB

PARIS - Di tengah ancaman degradasi yang membayangi di Liga Inggris, Nottingham Forest justru menemukan pelarian di level Eropa. Perjalanan ke kandanng Porto untuk melakoni laga leg pertama perempat final Liga Eropa, Jumat (10/4) dini hari WIB, membuka peluang bagi Igor Jesus dan rekan-rekannya untuk sejenak melupakan tekanan domestik sekaligus memburu trofi kontinental pertama dalam 46 tahun terakhir.

Striker asal Brasil itu menjadi simbol kontras performa Forest musim ini. Didatangkan dari Botafogo di awal musim, Igor Jesus kesulitan bersinar di liga domestik dengan hanya tiga gol dari 30 penampilan. Namun di Liga Eropa, pemain 25 tahun tersebut menjelma menjadi mesin gol, memimpin daftar top skor dengan tujuh gol.

Ket. Foto: Striker Nottingham Forest, Igor Jesus (kanan), merayakan gol kedua dari titik penalti untuk skor 2-0 selama pertandingan sepak bola babak penyisihan UEFA Europa League antara Nottingham Forest dan Porto di The City Ground di Nottingham, Inggris. — Sumber: Oli SCARFF / AFP

“Lolos ke final dan menjuarai Liga Eropa akan menjadi mimpi yang jadi kenyataan, apalagi jika saya bisa menjadi pencetak gol terbanyak,” ujar Igor Jesus. Kendati demikian, dia menyadari ujian berat menanti di Estadio do Dragao. Porto tampil dominan di kompetisi domestik dan kini memimpin klasemen Primeira Liga. “Mereka tim yang sangat kuat dengan kualitas tinggi. Kami juga punya kualitas, tapi ini akan menjadi laga yang sangat sulit. Kami siap berjuang,” tegasnya.

Pelatih Vitor Pereira sebelumnya sempat menuai sorotan setelah mengistirahatkan sejumlah pemain inti di fase gugur demi menjaga peluang bertahan di Liga Inggris. Namun, fakta bahwa Forest menjadi satu-satunya tim yang mampu mengalahkan Porto di kompetisi Eropa musim ini, menang 2-0 di fase liga lewat gol Morgan Gibbs-White dan penalti Igor Jesus, menjadi suntikan kepercayaan diri tersendiri.

Saat Forest tercecer di peringkat ke-16 klasemen Liga Inggris, hanya terpaut tiga poin dari zona merah, Liga Eropa kini menjadi panggung pelarian sekaligus harapan. Sementara itu, wakil Inggris lainnya, Aston Villa, bersiap menghadapi tantangan berat saat bertandang ke markas Bologna di leg pertama perempat final. Juara Coppa Italia itu tengah berada dalam momentum positif usai menyingkirkan lawan tangguh di babak sebelumnya.

Bagi Villa, Liga Eropa kini menjadi satu-satunya peluang realistis untuk meraih trofi musim ini setelah tersingkir dari persaingan gelar domestik. Sosok kunci di balik ambisi tersebut tak lain adalah pelatih Unai Emery, spesialis kompetisi ini dengan empat gelar sepanjang kariernya.

Di bawah arahan Emery, Villa menunjukkan konsistensi dengan menembus babak perempat final kompetisi Eropa dalam tiga musim beruntun. Kapten tim, John McGinn, menegaskan ambisi timnya belum berhenti. “Kami menginginkan lebih. Kami harus melangkah satu pertandingan demi satu pertandingan dan terus melaju,” ujarnya usai menyingkirkan Lille dengan agregat 3-0.

Namun Bologna datang bukan tanpa ambisi. Pelatih Vincenzo Italiano menegaskan timnya siap kembali membuat kejutan, setelah sebelumnya menyingkirkan Roma.

“Kami kembali menghadapi Aston Villa, tim yang pernah mengalahkan kami. Kami tetap underdog, tapi kami ingin kembali memberi kejutan,” ujarnya. Di laga perempat final lainnya, Real Betis akan bertandang ke markas Braga, sementara Freiburg menjamu Celta Vigo.

Liga Konferensi

Dari ajang UEFA Europa Conference League (Liga Konferensi), laga antara Crystal Palace dan Fiorentina menjadi sorotan utama. Sementara itu, Rayo Vallecano menghadapi AEK Athens, Shakhtar Donetsk menjamu AZ Alkmaar di Krakow, dan Strasbourg bertandang ke markas Mainz 05.

Dengan tekanan dan ambisi yang berkelindan, pekan ini menjadi penentu bagi klub-klub Eropa dalam menjaga mimpi mereka tetap hidup di ajang kontinental. Semua berlomba untuk memenangkan ajang ini. ben/AFP/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.