Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menyaksikan Keindahan Kota Wamena dari Ketinggian Tugu Salib

📅 Rabu, 08 Apr 2026, 15:53 WIB | Oleh:

Pancaran lampu di Tugu Salib Wio Silimo Wamena menjadi simbol harapan bagi daerah itu untuk dapat terus maju dan berkembang seperti daerah lainnya di Tanah Air.

Kunjungan pejabat-pejabat negara ke Wamena kerap dimanfaatkan untuk melihat secara dekat bangunan Tugu Salib Wio Silimo. Biasanya mereka mengabadikan berswafoto dengan tugu salib itu sebagai latar belakangnya.

Aktivitas

Tugu Salib Wio Silimo dijadikan tempat berkumpul dan melakukan aktivitas kawula muda dan orang tua di Kota Wamena, sejak sore hingga malam hari. Tugu salib menjadi tempat hiburan dan berkumpul di daerah yang dijuluki "Kota Kulkas" itu, dengan suhu udara dingin bisa mencapai 12-14,5 derajat Celcius.

Karena itu, pemerintah daerah mengingatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan indah dan bersih, khususnya di sekitar lokasi tugu itu berdiri.

"Kami harap masyarakat untuk dapat menjaga kebersihan di lingkungan Tugu Salib Wio Silimo," kata Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere.

Pemerintah Kabupaten Jayawijaya bersama TNI-Polri selalu menggelar razia di beberapa tempat di Kota Wamena, termasuk Tugu Salib Wio Silomo, untuk memastikan masyarakat tidak menjadikan tempat itu untuk aktivitas yang kurang baik.

"Kami juga berpesan supaya masyarakat dapat menjaga simbol salib ini dengan baik, dengan tidak melakukan aktivitas negatif," ujarnya.

Tugu Salib Wio Silimo bukan sekadar simbol daerah dan objek wisata rohani, tetapi sebagai titik awal, tempat dilaksanakannya berbagai kegiatan keagamaan di daerah itu.

Awal dirancang Tugu Salib Wio Silimo, sebagai sarana utama dalam membantu meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) serta simbol daerah untuk dapat menarik minat wisatawan berkunjung ke tempat itu.

Dari atas ketinggian Tugu Salib Wio Silimo, mata pengujung dapat menikmati keindahan Wamena, ketika dilihat dari atas ketinggian di pusat kota.

Harapan sama juga disampaikan oleh Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Kabupaten Jayawijaya Herman Doga yang meminta masyarakat ikut menjaga Tugu Salib Wio Silimo.

Tugu Salib Wio Silimo sebagai dasar kerja Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya Atenius Murib-Ronny Elopere dalam menyukseskan Program Damai, Aman, Nyaman dan Indah atau "DANI".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.