Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Elnusa Targetkan Efisiensi Operasi hingga 25%

📅 Senin, 06 Apr 2026, 09:47 WIB | Oleh:
Elnusa Targetkan Efisiensi Operasi hingga 25% Doc: istimewa

JAKARTA — PT Elnusa Tbk (ELSA), perusahaan jasa energi terintegrasi, menegaskan komitmennya untuk bertransformasi menjadi low-cost operator hulu minyak dan gas bumi kelas dunia dalam menghadapi dinamika industri migas yang semakin menantang di tahun 2026.
 
Direktur Utama Elnusa, Litta Ariesca, menyampaikan bahwa strategi ini difokuskan pada pengembangan lapangan marginal melalui pendekatan efisiensi berbasis teknologi dan inovasi. “Ke depan, kami akan fokus sebagai low-cost operator untuk menggarap lapangan marginal. Kami menargetkan kegiatan operasi bisa 15% hingga 20%, bahkan mencapai 25% lebih efisien dibandingkan operasi migas saat ini,” ujar Litta Ariesca.
 
Langkah strategis ini sekaligus menjadi respons atas volatilitas harga minyak dunia, dinamika geopolitik global, serta dukungan terhadap target pemerintah dalam mencapai produksi nasional sebesar 1 juta barel minyak per hari (BOPD) dan 12 miliar standar kaki kubik gas per hari (BSCFPD).
 
Sejalan dengan arah transformasi tersebut, Elnusa mengusung tema besar tahun 2026, “Rediscover Technology and Innovation Age”, yang menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi secara adaptif dan penguatan mindset inovatif di seluruh lini organisasi.
 
“Transformasi ini bukan hanya soal menghadirkan teknologi baru, tetapi bagaimana membangun ekosistem kerja di mana setiap Perwira Elnusa mampu berpikir lebih cepat, lebih aman, dan lebih efisien dalam menjalankan operasional,” tambah Litta.
 
Dalam mendukung implementasi strategi tersebut, Elnusa terus memperkuat kapabilitas layanan hulu migas yang mencakup ekosistem terintegrasi mulai dari geoscience, survei seismik, pengeboran, hingga optimasi lapangan eksisting. Perseroan juga aktif menjalin sinergi dengan entitas Pertamina Group, termasuk Pertamina Hulu Energi (PHE) dan Pertamina Technology, Innovation & Infrastructure (TI&I).
 
Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah teknologi vibroseis untuk Enhanced Oil Recovery (EOR) serta penggunaan alat Inline Inspection (ILI) guna memastikan keandalan jaringan pipa migas nasional sepanjang lebih dari 21.000 km. “Melalui teknologi ILI, kami dapat melakukan deteksi dini terhadap kondisi pipa, sehingga tindakan pemeliharaan dapat dilakukan secara tepat waktu sebelum terjadi potensi kebocoran,” jelas Litta.
 
Selain memperkuat bisnis inti, Elnusa juga terus mendorong diversifikasi usaha, termasuk pengembangan jasa survei seismik untuk sektor non-migas serta ekspansi pasar internasional melalui pengiriman Oil Country Tubular Goods (OCTG), termasuk ke Aljazair.
 
“Keberhasilan ini merupakan hasil dari penerapan prinsip operational excellence dan integrasi end-to-end di seluruh lini bisnis. Ke depan, kami akan terus meng-upgrade teknologi untuk memberikan kontribusi optimal terhadap target produksi nasional sekaligus menjaga keberlanjutan bisnis,” tutup Litta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Olahraga
Arsenal Yakin Mampu Gulung ...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.