Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Khofifah Ajak Muslimat NU NTB Cegah Pernikahan Dini, Tekankan Peran Keluarga

📅 Minggu, 05 Apr 2026, 16:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Khofifah Ajak Muslimat NU NTB Cegah Pernikahan Dini, Tekankan Peran Keluarga Doc: Antara
Ket. Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa pada pengukuhan 10 Pengurus Cabang (PC) Muslimat Nahdlatul Ulama se-NTB di Mataram, Minggu (5/4).

Mataram - Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa, mengajak Muslimat NU di Nusa Tenggara Barat (NTB) ikut berperan aktif dalam membantu pemerintah daerah mencegah pernikahan dini.

"Kita semua memiliki tanggung jawab untuk mencegah persoalan sosial, khususnya pernikahan usia dini. Peran ibu-ibu sangat besar, tetapi ini juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat," kata Khofifah pada pengukuhan 10 Pengurus Cabang (PC) Muslimat Nahdlatul Ulama se-NTB di Mataram, Minggu (5/4).

Menurutnya ketahanan keluarga merupakan pilar utama menuju Indonesia Emas.

​"Keluarga adalah benteng pertama. Jika benteng ini rapuh, maka pertahanan bangsa juga akan goyah. Muslimat NU harus hadir untuk memastikan tradisi luhur tetap terjaga namun tetap mandiri secara ekonomi agar keluarga semakin berdaya," ujarnya.

​Khofifah mengingatkan pentingnya adaptasi digital bagi para kader Muslimat tanpa meninggalkan akar identitas sebagai santri. Kemandirian yang dimaksud mencakup kemandirian berpikir, perempuan dan perlindungan anak, bertindak, dan ekonomi, sehingga Muslimat NU mampu berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah, khususnya di NTB.
Khofifah menekankan pentingnya penguatan dakwah tidak hanya melalui lisan, tetapi juga tindakan nyata.

"Dakwah bilisan sudah banyak dilakukan, tetapi dakwah bilhal harus kita kuatkan. Program vaksinasi, misalnya, adalah bentuk nyata dakwah bilhal," ujarnya.

Ia mengungkapkan, capaian vaksinasi di NTB telah mencapai 97 persen melalui program kerja sama dengan Global Alliance for Vaccination Indonesia (GAVI).

Selain itu, Muslimat NU juga mengembangkan program lingkungan melalui gerakan penanaman pohon berbasis pesantren.

"Kami menyebutnya sebagai sedekah oksigen. Ini bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja," kata Gubernur Jawa Timur ini.

Khofifah juga mengajak seluruh anggota Muslimat untuk terus menjaga nilai-nilai tradisi dan mendorong peradaban yang damai di tengah dinamika global.



"Jika konflik dibalas dengan konflik, tidak akan ada yang menang. Karena itu, perempuan, termasuk Muslimat, harus ikut menyuarakan perdamaian hingga ke tingkat internasional," katanya.

Sementara itu, Ketua PWNU NTB, Prof Masnun, mengapresiasi kiprah Khofifah yang dinilai menjadi teladan bagi perempuan.

"Beliau adalah uswatun hasanah bagi kita semua. Kiprahnya membuktikan bahwa perempuan memiliki peran besar dan kesempatan yang sama dalam membangun peradaban," ujarnya.

Ia juga menegaskan perempuan memiliki posisi strategis dalam pembangunan.

"Perempuan bukan hanya pelengkap, tetapi memiliki hak dan kewajiban yang sama dalam membangun dunia," katanya.

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menyoroti pentingnya menjaga nilai-nilai keluarga di tengah perubahan sosial.

Menurutnya, berbagai persoalan sosial seperti pernikahan dini dan penyalahgunaan narkoba berakar dari melemah-nya nilai keluarga.

Ia pun mengajak Muslimat NU menjadi garda terdepan dalam menjaga ketahanan keluarga. Seruan tersebut disambut antusias oleh ratusan peserta yang hadir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.