WFH Jadi Lebih Produktif! Simak Tips Menata Area Kerja dari Ikea Indonesia
📅 Sabtu, 04 Apr 2026, 22:17 WIB | Oleh: Haryo Brono4.Atur Posisi Duduk Agar Tubuh Tidak Mudah Lelah
Bekerja dengan nyaman tidak selalu membutuhkan kursi kantor khusus. Banyak orang bekerja di sofa, bangku panjang, atau bahkan lantai dengan meja lipat. Tidak masalah, selama ada penopang punggung dan posisi duduk tidak membuat tubuh kaku. Bantal kecil bisa membantu memperbaiki postur, sedangkan footrest sederhana membuat duduk lebih rileks.
“Anda juga bisa berganti lokasi dalam satu hari: pagi di meja makan, siang di sofa, sore di teras rumah. Perubahan posisi seperti ini membuat tubuh bergerak dan mengurangi ketegangan setelah bekerja terlalu lama di satu tempat,” kata Melina.
5.Kelola Kebisingan dengan Cara yang Paling Realistis untuk Rumah Anda
Sebaiknya Anda baca juga:
Rumah tidak selalu tenang, percayalah, kita semua pasti merasakannya. Mulai dari suara kendaraan, anak bermain, penjual makanan keliling, tukang sayur langganan, kurir paket, hingga aktivitas penghuni lain. Peredam suara mungkin tidak selalu praktis, tapi ada banyak solusi sehari-hari yang bisa membantu.
Karpet, tirai tebal, atau sofa besar bisa meredam gema ruangan. Headset dengan fitur noise cancelling dapat menjadi penyelamat saat rapat online. Bila bekerja di area terbuka seperti teras, pilih waktu yang lebih sepi. informasikan jadwal rapat online pada anggota keluarga lain. Pendekatan seperti ini dapat membuat alur kerja lebih lancar tanpa harus mengubah tata rumah.
6.Simpan Barang yang Tidak Terpakai agar Area Kerja Tetap Rapi
Sebaiknya Anda baca juga:
Meja yang rapi tidak berarti kosong. Cukup pastikan hanya barang yang kamu butuhkan yang ada di sudutmu. Alat tulis, kabel, dan dokumen bisa disimpan dalam tempat khusus agar tidak memenuhi meja. Manfaatkan rak dinding, wadah penyimpanan portable, atau troli kecil yang mudah dipindahkan dari meja makan ke pojok ruangan apabila kamu sudah selesai bekerja.
“Area yang tidak terlalu ramai membantu pikiran lebih fokus dan mengurangi rasa lelah visual. Saat pekerjaan selesai, simpan kembali semua peralatan agar rumah kembali ke fungsi utamanya,” lanjut Melina.
7.Bangun Rutinitas Kecil untuk Memulai dan Mengakhiri Hari Kerja
WFH sering membuat batas waktu kerja menjadi kabur. Karena itu, rutinitas kecil bisa membantu menandai awal dan akhir hari. Misalnya menata meja selama satu menit sebelum mulai, membuat minuman favorit, atau memutar playlist tertentu sebagai sinyal “hari kerja dimulai.”
Setelah selesai bekerja, kamu bisa simpan alat kerja, matikan lampu meja, atau berpindah ke ruangan lain agar tubuh dan pikiran ikut “ganti mode”. Rutinitas seperti ini tidak perlu rumit, yang penting konsisten dan mengikuti ritme alami Anda.
“Kami memahami bahwa setiap rumah punya tantangannya sendiri. Karena itu, kami ingin membantu masyarakat menemukan solusi yang sesuai dengan kebutuhan, agar kegiatan bekerja dari rumah bisa lebih nyaman dan seimbang,” ujar Ririn Basuki, Public Relations Manager Ikea Indonesia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!