Pembangunan Kawasan dan Pemindahan ASN Prioritas 2026

Kamis, 02 Apr 2026, 03:28 WIB

JAKARTA - Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono mengungkapkan perencanaan dan pembangunan kawasan hingga pemindahan aparatur sipil negara (ASN) merupakan kegiatan prioritas pada tahun 2026.

Basuki mengatakan kegiatan prioritas itu sebagaimana tercantum dalam Rencana Strategis (Renstra) OIKN tahun 2025–2029.

Ket. Foto: Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono (tengah) mengikuti rapat kerja dengan Komisi II DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (30/3/2026). — Sumber: Antara

“Untuk mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara mencakup dua kegiatan prioritas, yaitu perencanaan pembangunan kawasan serta pembinaan ASN,” kata dia menjelaskan kegiatan prioritas pertama OIKN untuk tahun ini pada rapat dengan Komisi II DPR RI, kemarin.

Ia menjelaskan kegiatan perencanaan dan pembangunan kawasan di IKN, salah satunya, adalah penataan ruang Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) dan sekitarnya. Target area yang terbangun adalah 850–1.100 hektare.

Prioritas lainnya, yaitu pembangunan gedung atau perkantoran legislatif dan yudikatif; pembangunan hunian rumah tangga yang layak, terjangkau, dan ­berkelanjutan; serta pembangunan sarana dan prasarana pendukung seperti sistem pengelolaan air minum, air limbah domestik, dan ­persampahan.

Pembangunan aksesibilitas dan konektivitas juga termasuk kegiatan prioritas. Aspek ini meliputi pembangunan infrastruktur jalan dan jaringan utilitas bawah tanah (MUT) hingga layanan angkutan umum massal perkotaan.

Sementara itu, terkait pemindahan ASN, Basuki menjelaskan dalam indikator rencana kerja pemerintah (RKP) 2026 dan Renstra OIKN 2025–2029 ditentukan bahwa jumlah pemindahan ASN ke IKN berkisar antara 1.700 dan 4.100 orang.

Di sisi lain, penyelenggaraan sistem pemerintahan cerdas yang meliputi sistem informasi kota cerdas (smart city), pembangunan ekosistem digital, serta layanan sistem perizinan juga menjadi kegiatan prioritas pertama OIKN.

Adapun kegiatan prioritas kedua OIKN untuk tahun 2026 mencakup pembangunan sosial, superhub ekonomi, dan pengelolaan lingkungan.

“Meliputi pemberdayaan ekonomi masyarakat, peningkatan investasi, pengembangan superhub ekonomi, peningkatan kesejahteraan masyarakat, perlindungan hutan dan sumber daya alam, penanggulangan bencana dan pengembangan kawasan pertanian berkelanjutan untuk mendukung ketahanan pangan di IKN,” jelas Basuki.

Basuki juga mengungkapkan bahwa Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming sudah bisa berkantor di IKN mulai tahun ini karena gedung dan fasilitas pendukungnya telah rampung.

“Tahun ini bisa karena gedungnya sudah jadi, ya, furniturnya juga yang sementara juga sudah,” ucap Basuki.

Menurut dia, berbagai persiapan juga telah dilakukan oleh staf Wapres Gibran. “Ada beberapa (staf Wapres) di sana,” katanya. Ant/S-2

Redaktur: Sriyono

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.