Lebaran Makin Ramai, LRT Sumsel Jadi Andalan 283 Ribu Penumpang
📅 Rabu, 01 Apr 2026, 22:20 WIB | Oleh: Tim PenulisPALEMBANG – Lonjakan penumpang LRT saat Lebaran terasa seperti cerita klasik tiap tahun—ramai, padat, tapi tetap penuh semangat.
Dari pagi hingga malam, stasiun dipenuhi orang-orang yang ingin bersilaturahmi, liburan, atau sekadar menikmati suasana kota yang lebih hidup dari biasanya.
Kereta datang dan pergi lebih cepat, antrean mengular, tapi semuanya berjalan dengan ritme yang khas—sedikit sibuk, tapi tetap teratur.
Di balik kepadatan itu, ada cerita tentang mobilitas yang meningkat dan pilihan transportasi yang makin dipercaya masyarakat untuk menemani momen Lebaran.
Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumatera Selatan (BPKARSS) mencatat angkutan Lintas Raya Terpadu (LRT) Sumsel mengangkut sebanyak 283.476 penumpang selama masa Posko Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung pada 13–30 Maret.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kepala BPKARSS Rode Paulus Gagok Pudjiono dalam keterangan pers diterima di Palembang, Rabu (1/4), mengatakan lonjakan jumlah penumpang terjadi di sejumlah stasiun yang berada di kawasan strategis.
Stasiun Asrama Haji tercatat sebagai titik dengan jumlah penumpang tertinggi, yakni 53.749 orang. Disusul Stasiun Ampera sebanyak 51.004 penumpang, Stasiun Bumi Sriwijaya 41.398 penumpang, serta Stasiun DJKA yang melayani 29.531 penumpang.
“Lonjakan penumpang selama lebaran sangat terasa, terutama di stasiun yang terintegrasi dengan kawasan aktivitas masyarakat,” katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menjelaskan tingginya okupansi tidak terlepas dari pola perjalanan masyarakat yang didominasi kunjungan ke pusat perbelanjaan, mal, dan destinasi wisata.
Stasiun Ampera, misalnya, menjadi salah satu titik tersibuk karena terhubung dengan kawasan Jembatan Ampera dan pusat kuliner di Kota Palembang.
LRT menjadi pilihan utama masyarakat untuk menghindari kemacetan, khususnya saat libur Lebaran. Secara keseluruhan, operasional LRT Sumsel selama Angleb 2026 berjalan lancar meskipun sempat menghadapi sejumlah kendala teknis dan nonteknis di lapangan.
Namun, hambatan tersebut tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat karena kesiapsiagaan petugas di stasiun dan tim teknis di depo mampu menjaga jarak antar kereta (headway) tetap optimal.
“Terima kasih kepada masyarakat yang telah memilih LRT Sumsel sebagai moda transportasi selama Lebaran,” kata Rode.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!