Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenkes: 102 Kabupaten/Kota Intervensi Campak Lewat ORI dan Imunisasi

📅 Rabu, 01 Apr 2026, 19:10 WIB | Oleh:
Kemenkes: 102 Kabupaten/Kota Intervensi Campak Lewat ORI dan Imunisasi Doc: antara foto
Ket. Imunisasi campak

JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengatakan saat ini sudah ada sekitar 102 kabupaten/kota yang melakukan intervensi campak melalui Outbreak Response Immunization (ORI) atau imunisasi kejar (catch-up campaign).

Direktur Imunisasi Kemenkes Indri Yogyaswari di Jakarta, Rabu (1/4), mengatakan dari 102 kabupaten/kota itu, sebanyak 33 melakukan ORI, sisanya melakukan imunisasi kejar.

"Nah dari 33 kabupaten/kota yang melakukan ORI, ini kami monitor adalah 10 ini. Kenapa kami monitor kita di 10? Karena memang di 10 ini kasusnya yang paling tinggi di antara yang seluruh 33 lokasi ORI tersebut," kata Indri.

Dia menjelaskan kabupaten/ kota ini antara lain Pandeglang, Serang, Tangerang Selatan, Buma, Depok, Palembang, Jakarta Barat.

Terkait ORI, katanya, dilaksanakan berdasarkan kajian epidemiologi di daerah masing-masing. Misalnya di Depok 2.166 sasaran, relatif lebih kecil dibandingkan Tangerang Selatan yang 109 ribu sasaran.

Dia menyebutkan upaya intervensi tersebut selaras dengan Immunization Agenda 2030, dimana ada tiga hal yang dimandatkan.

"Yang pertama ini menurunkan angka kematian yang dapat dicegah dengan imunisasi pada seluruh kelompok usia," katanya.

Kedua, katanya, memastikan akses vaksin, termasuk vaksin baru, dan tidak ada yang tertinggal untuk imunisasi. Ketiga, memastikan semua orang mendapatkan penguatan imunisasi sebagai bagian integral dari pelayanan kesehatan primer.

Dia menjelaskan Indonesia belum mengeliminasi campak dan juga capaian imunisasinya pada tahun terakhir agak turun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Menurut Indri, perlu kolaborasi multipihak untuk mencapai eliminasi campak pada 2030.

Sebelumnya Kemenkes mengatakan meski ada penurunan signifikan kasus suspek dan terkonfirmasi campak di Indonesia, dengan penurunan sebesar 93 persen pada minggu ke-12 tahun 2026 dibanding minggu pertama, surveilans dipastikan tetap dijalankan secara ketat.

Selain itu Kemenkes mengeluarkan Surat Edaran (SE) kewaspadaan campak guna melindungi tenaga kesehatan dan tenaga medis, serta berencana melakukan imunisasi bagi mereka mengingat risiko kelompok tersebut terkena campak akibat seringnya menangani kasus tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.