Efisiensi Jadi Kunci, Peran Ban Mobil Listrik Tak Bisa Diabaikan
📅 Rabu, 01 Apr 2026, 00:00 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: istimewa
JAKARTA – Efisiensi kini telah bergeser dari sekadar tren menjadi kebutuhan mendasar di tengah ketidakpastian ekonomi. Dalam konteks kendaraan listrik, efisiensi tidak hanya ditentukan oleh teknologi baterai, tetapi juga komponen pendukung seperti ban yang memiliki peran krusial.
Ban memengaruhi langsung konsumsi energi melalui hambatan gulir (rolling resistance), stabilitas kendaraan, hingga tingkat kenyamanan berkendara. Penggunaan ban yang tidak sesuai spesifikasi atau sudah mengalami penurunan kualitas dapat meningkatkan beban kerja baterai, sehingga mengurangi jarak tempuh dan efisiensi energi secara keseluruhan.
Karena itu, optimalisasi performa mobil listrik tidak bisa dilepaskan dari pemilihan dan perawatan ban yang tepat. Dalam kondisi ekonomi yang menuntut efisiensi tinggi, aspek ini menjadi faktor teknis yang berdampak langsung pada biaya operasional dan pengalaman pengguna.
Merespons kondisi tersebut, PT Hankook Tire Sales Indonesia menawarkan lini produk iON yang telah dikembangkan secara khusus untuk mendukung efisiensi energi sekaligus menjaga stabilitas dan kenyamanan berkendara dengan mobil listrik.
“Pasca-mudik Lebaran, meningkatnya mobilitas di perkotaan membuat mobil listrik menjadi pilihan efisien untuk aktivitas harian. Untuk mendukung kebutuhan tersebut, Hankook menghadirkan ban iON GT dengan teknologi i-Super Mileage yang memperpanjang usia pakai dan menjaga performa. Teknologi ini didukung Round Even Technology untuk distribusi tekanan yang merata serta Opti Tread guna meningkatkan stabilitas dan mencegah keausan tidak wajar,” jelas National Sales Manager PCR (Passenger Car Radial) PT. Hankook Tire Sales Indonesia, Apriyanto Yuwono dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (30/3).
Sebaiknya Anda baca juga:
Lebih lanjut, Apri menambahkan untuk menjaga performa mobil listrik tetap optimal, pengendara juga perlu memperhatikan perawatan ban secara berkala. Secara umum, penggantian ban disarankan ketika alur ban mulai menipis atau terasa aus, sebagai indikasi bahwa tapak ban telah melampaui batas pemakaian yang direkomendasikan. Selain itu, rotasi ban mobil listrik sebaiknya dilakukan setiap 8.000–12.000 km guna memastikan keausan yang lebih merata.
Penurunan Kondisi
Hankook menjelaskan penurunan kondisi atau ketidaksesuaian ban pada mobil listrik dapat berdampak langsung pada performa kendaraan. Tanda-tandanya antara lain jarak tempuh yang menurun karena baterai bekerja lebih berat, munculnya suara dengung dari ban akibat tekanan tidak optimal atau keausan, serta akselerasi dan pengereman yang tidak lagi maksimal.
Untuk menjaga performa, pengemudi disarankan rutin memeriksa tekanan dan kondisi ban, memastikan kesehatan baterai, serta menyesuaikan gaya berkendara agar efisiensi energi dan kenyamanan tetap terjaga.
Hankook iON GT dilengkapi berbagai teknologi untuk meningkatkan kenyamanan dan performa mobil listrik, seperti i-Sound Absorber Technology yang meredam kebisingan, serta i-Perfect Grip berbahan silika ramah lingkungan yang meningkatkan daya cengkeram, terutama di jalan basah. Ban ini juga mengantongi peringkat tertinggi ‘AAA’ pada EU Tyre Label untuk efisiensi, daya cengkeram, dan kebisingan, serta telah digunakan sebagai ban OEM pada kendaraan listrik seperti BYD ATTO 3.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!