Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

10 Ton Sampah di TPS Liar Pasar Minggu Diangkut Satu Truk Per Hari

📅 Rabu, 01 Apr 2026, 15:57 WIB | Oleh:
10 Ton Sampah di TPS Liar Pasar Minggu Diangkut Satu Truk Per Hari Doc: ANTARA/Luthfia Miranda Putri
Ket. Kondisi tempat pembuangan sampah (TPS) liar di Jalan Masjid Al-Makmur, tepatnya di dekat kawasan rel kereta Stasiun Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (1/4).

JAKARTA -- Sebanyak 10 ton sampah di tempat pembuangan sampah (TPS) liar di Jalan Masjid Al-Makmur, tepatnya di dekat rel kereta Stasiun Pasar Minggu, Jakarta Selatan, diangkut dengan menggunakan satu unit truk per harinya menuju Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.

"Satu truk ini buat angkut semua, tapi sisanya paling bertahap," kata Petugas Satuan Pelaksana Lingkungan Hidup Kecamatan Pasar Minggu Ucok saat ditemui di dekat rel kereta Stasiun Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu.

Dia mengatakan pengangkutan itu dilakukan secara bertahap mengingat keterbatasan petugas dan armada.

Jumlah petugas kebersihan di lokasi tersebut sekitar lima orang setiap hari, yang bertugas mengatur sampah agar tidak semakin menumpuk di lokasi.

Sementara itu, jenis sampah yang dikumpulkan itu didominasi limbah rumah tangga dan sampah pasar, seperti sayuran, buah-buahan, serta sisa makanan.

Setelah dikumpulkan, sebagian sampah yang masih memiliki nilai ekonomis dipilah untuk disalurkan ke bank sampah, sementara sisanya diangkut ke TPST Bantargebang.

"Saya harap pemerintah dan masyarakat dapat bekerja sama dalam mengatasi persoalan sampah, termasuk dengan meningkatkan pengawasan di titik-titik rawan pembuangan liar," ujar Ucok.

Dia pun berharap adanya penambahan armada pengangkutan atau peningkatan kapasitas pengelolaan sampah agar proses pengangkutan dapat berjalan lebih optimal.

Tak lupa, dia mengimbau masyarakat untuk lebih disiplin dalam membuang sampah pada tempatnya guna mengurangi beban petugas di lapangan.

“Kalau warga tertib, kerja kami juga lebih ringan,” ungkap Ucok.

Sebelumnya, sejumlah warga ditemukan masih membuang sampah di TPS liar di Jalan Masjid Al-Makmur, tepatnya di kawasan rel kereta Stasiun Pasar Minggu, Jakarta Selatan, meski telah ada larangan dari pemerintah.

Larangan membuang sampah sembarangan merujuk pada Peraturan Daerah DKI Jakarta Nomor 4 Tahun 2019 serta Peraturan Gubernur Nomor 102 Tahun 2021 tentang pengelolaan sampah, lengkap dengan ancaman sanksi denda hingga Rp10 juta atau kurungan selama tiga bulan. 

Like, Share, Comment:

Komentar (1)

Ago Bank
Ago Bank
01 Apr 2026, 21:27 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Luar Negeri
Nepal Bakal Larang Pendaki ...
Luar Negeri
Brasil dan AS Bakal Kembali...
Advertisement
Resmi Dibuka! Jalur Kelok 23 Bantul–Gunungkidul Uji Coba 7 Hari Mulai Hari Ini

Resmi Dibuka! Jalur Kelok 23 Bantul–Gunungkidul Uji Coba 7 Hari Mulai Hari Ini

15 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.