Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Komitmen untuk Mewujudkan Kota Kediri Sebagai Kota Layak Anak

📅 Selasa, 31 Mar 2026, 23:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Komitmen untuk Mewujudkan Kota Kediri Sebagai Kota Layak Anak Doc: Antara
Ket. Pj Sekretaris Daerah Kota Kediri Ferry Djatmiko (Dua dari kanan) dalam rapat koordinasi membahas Kota Layak Anak (KLA) di Kota Kediri, Jawa Timur, Selasa (31/3/2026).

Kediri - Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur berkomitmen penuh untuk mewujudkan Kota Layak Anak (KLA) guna menjamin pemenuhan hak dasar dan perlindungan anak secara berkelanjutan.

“Melalui KLA diharapkan tumbuh kembang anak-anak di wilayah setempat berjalan optimal," kata Pj Sekretaris Daerah Kota Kediri Ferry Djatmiko di Kediri, Selasa.

Dia mengatakan, komitmen KLA Kota Kediri sejalan dengan visi untuk mewujudkan produktivitas sumber daya manusia melalui pemenuhan hak disabilitas, kesetaraan gender, dan inklusi sosial dalam pembangunan.

Pemkot Kediri juga telah menyusun strategi dalam mewujudkan misi tersebut melalui peningkatan layanan kualitas pendidikan dan kesehatan yang terjangkau dan merata.

Selain itu, peningkatan kesetaraan gender dalam pembangunan daerah, serta pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Pengembangan KLA tersebut, kata dia, merupakan amanat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Pemerintah daerah berkewajiban dan bertanggung jawab mewujudkan KLA melalui keterlibatan seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah, masyarakat, maupun dunia usaha.

Pihaknya juga sudah mengadakan rapat koordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, untuk menyamakan persepsi terkait pengisian instrumen evaluasi KLA Kota Kediri Tahun 2026.

Dia menambahkan, terdapat 24 indikator pemenuhan hak anak yang terbagi ke dalam lima kluster.

Klaster tersebut yakni, klaster I tentang hak sipil dan kebebasan, klaster II tentang lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, dan klaster III tentang kesehatan dasar dan kesejahteraan.

Selain itu, klaster IV tentang pendidikan, pemanfaatan waktu luang, dan kegiatan budaya, serta klaster V tentang perlindungan khusus.

Saat ini, kata dia, Kota Kediri sedang melakukan evaluasi mandiri KLA yang dilakukan melalui website Kementerian PPPA.

“Kegiatan pengumpulan, pelaporan data dan bukti dukung dilakukan oleh masing-masing OPD sesuai klaster masing-masing. Selanjutnya finalisasi, pengecekan kelengkapan dokumen, dan persetujuan submit dilakukan tanggal 20 hingga 27 April,” kata dia.

Kota Kediri, kata dia, diharapkan juga mampu mempertahankan peringkat KLA dari Madya menuju ke Nindya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Aksi Jual Saham AI AS Mengguncang Wall Street Gingga Asia

27 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Aksi Jual Saham AI AS Mengg...
Daerah
Polda Jabar Tangkap Tersang...

Penataan Ruang Publik Menyambut HUT DKI Jakarta

37 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Penataan Ruang Publik Menya...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.