Menhan AS Ingin Tingkatkan Daya Penggentar di Indo-Pasifik
- filipina
- Sengketa LTS
- Menhan AS
MANILA - Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS), Pete Hegseth, mengatakan kemampuan militer canggih akan dikerahkan ke Filipina dengan dibarengi latihan bersama untuk meningkatkan daya penggentar di kawasan Indo-Pasifik.

Ket. Menteri Pertahanan (AS), Pete Hegseth, dan Menhan Filipina, Gilberto Teodoro
Doc: NHK
Hal itu diutarakan Hegseth seteah bertemu dengan Menteri Pertahanan Filipina, Gilberto Teodoro, di Manila pada Jumat (28/3).
Hegseth mengatakan kepada wartawan setelah pertemuan tersebut bahwa kawasan Indo-Pasifik menghadapi agresi Tiongkok.
“Ia mengatakan AS akan bekerja sama dengan sekutu dan mitranya untuk membangun daya penggentar yang diperlukan guna mencegah perang," lapor kantor berita NHK, Sabtu (29/3).
Ia mengumumkan bahwa AS akan mengerahkan sistem misil antikapal NMESIS dan kapal permukaan nirawak. Ia menambahkan bahwa sistem ini akan digunakan dalam latihan gabungan yang dijadwalkan berlangsung pada April.
Sistem NMESIS menggunakan kendaraan yang dioperasikan dari jarak jauh untuk meluncurkan rudal antikapal dengan jangkauan lebih dari 180 kilometer.
Hegseth juga mengumumkan kedua negara akan menyelenggarakan pelatihan pasukan operasi khusus di Kepulauan Batanes, dekat Taiwan. Ia menambahkan mereka akan berlatih skenario pendaratan yang rumit untuk meningkatkan interoperabilitas antara pasukan mereka.
Anda mungkin tertarik:
Bertepatan dengan kunjungannya, kapal-kapal dari Jepang, AS, dan Filipina, termasuk fregat Jepang, Noshiro, melaksanakan latihan bersama di Laut Tiongkok Selatan pada Jumat. Saat ini Beijing tengah meningkatkan kegiatan koersif di wilayah tersebut. NHK/I-1