Bukan Libur! Gubernur Papua Barat Warning OPD Tetap Kejar Target APBD Saat WFH

Selasa, 31 Mar 2026, 02:20 WIB

MANOKWARI - Pemerintah Provinsi Papua Barat menyatakan kesiapannya untuk menerapkan kebijakan bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) guna mendukung langkah penghematan konsumsi BBM nasional.

Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menegaskan bahwa pihaknya kini tengah menunggu petunjuk teknis (juknis) resmi dari Kementerian Dalam Negeri terkait jadwal dan mekanisme pelaksanaan skema kerja fleksibel tersebut. Meski nantinya akan ada penyesuaian pola kerja, Dominggus menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk tetap profesional dan mempercepat input program melalui sistem SIRUP demi memastikan penyerapan APBD 2026 tetap berjalan maksimal.

Ket. Foto: Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan memberikan keterangan pers kepada awak media di Manokwari, Senin (30/3). — Sumber: ANTARA/Fransiskus Salu Weking

“Kalau sudah ada instruksi atau surat edaran dari kementerian, maka pemerintah provinsi siap menindaklanjutinya dan umumkan hari apa yang WFH,” kata Dominggus di Manokwari, Senin.

Berdasarkan informasi, kata dia, skema WFH diterapkan satu kali dalam sepekan sedangkan empat hari lainnya, pegawai negeri sipil (PNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) akan kembali bekerja di kantor seperti sediakala.

Pemerintah daerah mendukung penuh wacana pemerintah pusat memberlakukan WFH sebagai langkah penghematan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di tengah dinamika global dan tekanan harga energi.

“Entah satu hari kerja dari rumah atau empat hari dari rumah, tentu pemerintah daerah tunggu arahan resmi dari pusat,” ujarnya.

Ia memastikan bahwa, pemberlakuan WFH tidak menghambat kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) dalam melaksanakan program yang sudah disusun, sehingga penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) berjalan maksimal.

Seluruh perangkat daerah diminta untuk tetap mengemban tugas secara profesional dan bertanggung jawab meskipun ada penerapan pola kerja yang fleksibel dalam rangka penghematan energi.

“Saya sudah ingatkan untuk semua OPD percepat input program melalui SIRUP (sistem informasi rencana umum pengadaan),” kata Dominggus.

  • papua barat
  • kemendagri
  • dominggus mandacan
  • hemat bbm
  • wfh asn

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.