Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BRI Warning! Website Palsu Kian Marak, Nasabah Diminta Waspada Phishing

📅 Selasa, 31 Mar 2026, 13:10 WIB | Oleh:
BRI Warning! Website Palsu Kian Marak, Nasabah Diminta Waspada Phishing Doc: Antara
Ket. Ilustrasi - Nasabah mendapatkan pesan WhatsApp berisi modus penipuan dari oknum tidak bertanggung jawab.

Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai modus website tiruan yang seolah-olah merupakan situs resmi perusahaan, yang merupakan bagian dari phishing yang dapat mengelabui nasabah agar memasukkan data pribadi.

Perseroan meminta nasabah untuk selalu memeriksa kembali alamat situs (URL) resmi sebelum mengakses layanan digital guna menghindari ancaman phishing melalui website palsu.

“BRI mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada tautan yang mencurigakan. Pastikan selalu mengakses layanan melalui kanal resmi BRI dan tidak pernah membagikan data pribadi kepada pihak manapun,” Direktur IT BRI Saladin D. Effendi dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (31/3).

Lebih lanjut, Saladin menjelaskan bahwa salah satu modus yang paling sering digunakan pelaku adalah penyebaran tautan (link) palsu melalui pesan singkat, email, maupun aplikasi percakapan.

Tautan tersebut biasanya menyerupai tampilan resmi dan bertujuan mencuri data sensitif seperti user ID, PIN, password, hingga kode OTP melalui teknik social engineering.

Sebagai langkah pencegahan, BRI mengajak masyarakat untuk hanya menggunakan dan mengakses layanan melalui kanal resmi perseroan, seperti website resmi BRI pada alamat https://bri.co.id serta internet banking BRI pada alamat https://ib.bri.co.id.

BRI menegaskan bahwa perseroan tidak pernah meminta data sensitif nasabah seperti PIN, password, maupun kode OTP melalui tautan ataupun pihak yang tidak resmi.

Selain itu, apabila nasabah menemukan indikasi tindakan social engineering atau aktivitas mencurigakan yang mengatasnamakan BRI, nasabah diimbau untuk segera menghubungi Contact Center BRI di 1500017 guna mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Sebagai langkah sederhana, masyarakat diimbau untuk selalu menerapkan prinsip “Think Before Click”, yaitu memastikan keamanan tautan sebelum mengaksesnya serta melakukan verifikasi informasi melalui kanal resmi.

Melalui edukasi yang berkelanjutan, BRI berharap masyarakat semakin sadar dan tanggap terhadap berbagai modus kejahatan digital, sehingga dapat bersama-sama menciptakan ekosistem keuangan digital yang aman, nyaman, dan terpercaya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.