Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Trump Melonggarkan Blokade Minyak terhadap Kuba

📅 Senin, 30 Mar 2026, 11:45 WIB | Oleh:
Trump Melonggarkan Blokade Minyak terhadap Kuba Doc: Istimewa
Ket. Presiden Donald Trump mengatakan dia 'tidak punya masalah' dengan Russia yang mengirimkan sejumlah minyak ke Kuba, sementara kapal tanker Anatoly Kolodkin menuju Kuba dengan membawa 730.000 barel minyak mentah.

WASHINGTON DC - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengisyaratkan pelonggaran baru dalam mengizinkan masuknya minyak ke Kuba, beberapa jam sebelum kapal tanker minyak Russia yang dikenai sanksi AS dijadwalkan tiba di pulau Karibia tersebut di tengah blokade minyak de facto yang diberlakukan oleh Washington.

Dari The Guardian, berbicara kepada wartawan di atas pesawat Air Force One, presiden mengatakan: “Jika suatu negara ingin mengirimkan minyak ke Kuba saat ini, saya tidak masalah apakah itu Rusia atau bukan.”

Sampai saat ini, pemerintahan Trump pada dasarnya telah mencegah semua pengiriman minyak ke Kuba dalam upaya untuk menekan pemerintah di Havana, sambil juga mengeluarkan serangkaian pernyataan yang mengancam .

Komentar-komentarnya muncul setelah New York Times melaporkan bahwa AS akan mengizinkan kapal tanker Rusia yang penuh dengan minyak mentah untuk mencapai Kuba , memberikan bantuan penting bagi negara kepulauan itu di tengah krisis energi yang semakin memburuk.

Laporan tersebut menyatakan bahwa tidak jelas mengapa pemerintahan Trump mengizinkan pengiriman tersebut berlanjut. Namun, langkah Washington untuk memblokir kapal tanker tersebut secara paksa dapat meningkatkan ketegangan di laut dengan Russia.

Kapal tanker Russia Anatoly Kolodkin, yang membawa 730.000 barel minyak mentah, kemungkinan akan segera membongkar muatannya di pelabuhan Matanzas, Kuba, jika tidak mengubah haluan saat ini, menurut layanan pelacakan MarineTraffic dan LSEG.

Ribuan barel minyak mentah tersebut akan memberikan bantuan signifikan bagi Kuba, yang menurut Presiden Miguel Díaz-Canel, belum menerima impor minyak selama tiga bulan, menyebabkan penjatahan bensin yang ketat dan memperburuk krisis energi yang telah mengakibatkan beberapa pemadaman listrik di seluruh negara kepulauan Karibia tersebut.

Kuba kehilangan sekutu regional utama dan pemasok minyaknya pada bulan Januari ketika pasukan AS menangkap presiden Venezuela, Nicolás Maduro . Trump kemudian mengancam akan mengenakan tarif pada negara mana pun yang mengirim minyak ke Kuba dan telah mempertimbangkan untuk "mengambil alih" pulau tersebut.

Jorge Pinon, seorang ahli sektor energi Kuba di Universitas Texas di Austin, mengatakan dia terkejut AS tidak mencoba mencegat kapal tanker Rusia sebelum mendekati Kuba.

Begitu kapal itu memasuki perairan Kuba, katanya, "hampir tidak mungkin bagi pemerintah AS untuk menghentikannya".

Blokade minyak AS telah memaksa Kuba untuk memberlakukan langkah-langkah darurat untuk menghemat bahan bakar, termasuk penjatahan bensin yang ketat. Harga bahan bakar melonjak, transportasi umum berkurang, dan beberapa maskapai penerbangan telah menangguhkan penerbangan ke Kuba, yang menghantam perekonomian negara yang rapuh tersebut.

Menurut Pinon, pengiriman dari Rusia tersebut dapat diolah menjadi 250.000 barel solar, cukup untuk memenuhi kebutuhan negara itu selama sekitar 12,5 hari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
  • Ekonom Optimistis Sektor Infrastruktur Telko Tetap Bersinar dalam Lima Tahun Mendatang
    Preview komentar:
  • Tantangan Sekolah Swasta: Persaingan Semakin Berat
    Preview komentar:
    Lanjudkan tetap setia hadir untuk melayani
Advertisement
gaia musik festival
Daerah
BPBD Jatim Perkuat Pemadama...
Nasional
DPR Peringatkan Agar Tenaga...
Ekonomi
OJK Ungkap Industri Keuanga...
Anak Fandi Ahmad Siap Mengobrak-abrik Pertahanan Skuad Garuda   

Anak Fandi Ahmad Siap Mengobrak-abrik Pertahanan Skuad Garuda  

06 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.