Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kisah Tangguh Ibu Rumah Tangga Bangun Usaha Kuliner dari Dapur dengan Bantuan AI

📅 Senin, 30 Mar 2026, 19:42 WIB | Oleh:

Dari Open PO di Rumah hingga Pesanan Naik Lebih dari Dua Kali Lipat

Jika Efa memulai usaha dari perjuangan merantau, perjalanan usaha Rohani Sembiring, 40, Mitra GrabMerchant yang lebih dikenal sebagai Mbak Any, juga berangkat dari kisah serupa. Ia merupakan perantau asal Medan yang pindah ke Jakarta bersama suami sejak sekitar tahun 2010 untuk mencari peluang hidup yang lebih baik.

Saat pandemi dan kondisi ekonomi keluarga semakin sulit, ia mulai merintis usaha Risoles Mbak Any dari rumah kontrakannya di Jakarta untuk membantu perekonomian keluarga, sementara suaminya bekerja sebagai Mitra Pengemudi Grab. Usaha yang awalnya hanya dibuka melalui PO (pre-order) kecil-kecilan kepada tetangga dan teman sekitar rumah ini kemudian berkembang setelah produknya dijual melalui platform digital.

Seiring waktu, camilan risolesnya semakin dikenal pelanggan lewat beberapa menu favorit, terutama risoles ayam sayur dan risoles beef mayo, yang menjadi best seller di tokonya, serta berbagai varian menu lain yang terus ia kembangkan.

Di awal merintis usaha, perjalanan Mbak Any tidak selalu mudah. “Kadang ada banyak risoles yang tidak habis terjual. Biasanya saya bagikan ke orang sekitar atau ke masjid,” kenangnya.

Namun, bagi Mbak Any, sebagai seorang ibu dengan tiga anak yang masih bersekolah, menyerah bukanlah pilihan. “Hal yang membuat saya tetap bertahan itu anak-anak serta dukungan dari suami,” ujarnya.

Kini, setelah sekitar enam tahun berjalan, usaha Risoles Mbak Any telah berkembang hingga membuka cabang kedua dan mempekerjakan beberapa karyawan untuk membantu operasional usaha. Bahkan anak pertamanya yang kini duduk di bangku SMA juga mulai membantu usaha keluarga sepulang sekolah.

Pertumbuhan usahanya juga terasa dari sisi pesanan. Seperti pada bulan Ramadan, Risoles Mbak Any bisa menerima pesanan hingga lebih dari dua kali lipat dibandingkan dengan hari biasa. Saat ini sekitar 90 persen penjualan Risoles Mbak Any berasal dari pesanan online melalui Grab, sementara sisanya berasal dari pembelian langsung di toko.

Seperti Efa, Rohani juga mulai memanfaatkan GrabMerchant AI Assistant untuk membantu memahami data penjualan dan menentukan strategi promosi. “Sekarang saya seperti punya teman untuk berdiskusi soal bisnis. Kalau penjualan menurun, saya bisa mencari tahu  strategi apa yang bisa dilakukan,” kata Mbak Any.

Melalui fitur ini, merchant dapat memperoleh rekomendasi terkait menu yang potensial untuk dipromosikan, jenis promo yang sesuai dengan kondisi usaha, hingga insight mengenai pola pembelian pelanggan.

Komitmen Grab dalam menghadirkan teknologi yang relevan bagi merchant diwujudkan melalui pengembangan GrabMerchant AI Assistant, asisten bisnis virtual yang membantu pelaku usaha membaca performa bisnis, menyusun strategi promosi, hingga mengambil keputusan operasional secara lebih terukur. Hingga saat ini, lebih dari 400.000 merchant Grab di Indonesia telah memanfaatkan fitur ini untuk mendukung operasional harian dan pengambilan keputusan bisnis.

“Teknologi merupakan salah satu kunci untuk membuka potensi tak terbatas bagi UMKM. Kami percaya bahwa dengan merangkul inovasi seperti GrabMerchant AI Assistant, pelaku usaha dapat mengeksplor data dan mengubahnya menjadi strategi nyata, membantu merchant memahami dinamika bisnis dan pengambilan keputusan dengan lebih terukur.” ujar Melinda Savitri, Country Marketing & Communications Head, Grab Indonesia.

Bagi banyak pelaku usaha seperti Efa Fauziah dan Rohani Sembiring, teknologi menjadi bagian penting dalam perjalanan mereka membangun usaha sekaligus menjaga harapan keluarga. Dengan dukungan platform digital, mereka dapat terus mengembangkan bisnis dari rumah, menjangkau lebih banyak pelanggan, serta membuka peluang baru bagi masa depan keluarga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.