Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hutan Tak Hanya Penjaga Keanekaragaman Hayati, Guru Besar UI Ungkap Potensinya di Sektor Ekonomi

📅 Jumat, 27 Jun 2025, 20:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hutan Tak Hanya Penjaga Keanekaragaman Hayati, Guru Besar UI Ungkap Potensinya di Sektor Ekonomi Doc: Antara
Ket. Ilustrasi - Hutan di Indonesia.

DEPOK - Kerusakan hutan, seperti deforestasi dan perambahan hutan, dapat berdampak buruk pada lingkungan dan masyarakat. 

Oleh karena itu, menjaga kelestarian hutan sangat penting untuk keberlanjutan kehidupan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. 

Guru Besar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia Prof. Dr. Rokhmatuloh mengatakan pentingnya hutan Indonesia yang multifungsi, tidak hanya sebagai pengatur iklim dan hotspot keanekaragaman hayati, tetapi sebagai sumber daya ekonomi yang melimpah.

Ia optimistis dengan tren positif dalam pemulihan hutan berkat kebijakan, seperti perhutanan sosial dan program Deforestation and forest Degradation (REDD+), yang menunjukkan komitmen pemerintah dan masyarakat.

"Potensi hasil hutan kayu dan non-kayu sangat besar, mulai dari komoditas ekspor unggulan hingga produk bernilai tinggi bagi masyarakat adat. Namun, potensi ini hanya dapat dimanfaatkan secara optimal jika hutan dikelola secara lestari," kata Prof. Rokhmatuloh di Kampus UI Depok, Kamis (26/6).

Di sinilah kata dia peran vital penginderaan jauh, yang mendukung manajemen hutan berbasis bukti (evidence-based forest management).

Pada era industri 4.0, integrasi penginderaan jauh dengan kecerdasan buatan (AI), pembelajaran mesin dan cloud computing menjadi kunci.

Kemajuan ini memungkinkan analisis data yang cepat, otomatis, dan akurat, serta memfasilitasi penggunaan drone untuk akuisisi citra resolusi tinggi secara fleksibel dan hemat biaya.

Secara keseluruhan, penginderaan jauh telah menjadi fondasi penting dalam pengelolaan kehutanan modern, mendukung pengambilan kebijakan berbasis data dan meningkatkan transparansi pengelolaan sumber daya alam.

Keunggulan AI dalam analisis otomatis meningkatkan akurasi pemetaan dan pemantauan hutan secara real-time.

Platform cloud computing seperti Google Earth Engine (GEE), yang menyediakan akses ke ribuan petabyte data satelit, memungkinkan analisis lintas waktu dan wilayah secara efisien, mendukung komunitas ilmiah dan pembuat kebijakan.

Lebih lanjut jelasnya kombinasi big data dan ML tidak hanya mempercepat pemrosesan data, tetapi juga memungkinkan pemodelan prediktif.

Ini sangat mendukung perencanaan kehutanan berbasis proyeksi, seperti estimasi stok karbon, pertumbuhan pohon, dan habitat satwa.

Penerapan Deep Learning (DL) pada pengolahan data penginderaan jauh di bidang kehutanan, terutama dengan algoritma Convolutional Neural Network (CNN), mampu melakukan klasifikasi tutupan lahan, deteksi perubahan hutan, dan pemetaan spesies vegetasi dengan akurasi tinggi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Daerah
PLN Libatkan 26 UMKM pada P...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.