Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gempa Dangkal Guncang Kolaka Sulawesi Tenggara Minggu Dini Hari

📅 Minggu, 29 Mar 2026, 08:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gempa Dangkal Guncang Kolaka Sulawesi Tenggara Minggu Dini Hari Doc: BMKG
Ket. Hasil permodelan titik gempa oleh BMKG Kendari, Sulawesi Tenggara, Minggu (29/3/2026).

KENDARI - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), diguncang gempa bumi akibat aktivitas sesar aktif.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah IV Makassar Nasrol Adil saat dihubungi di Kendari, Minggu (29/3), mengatakan bahwa berdasarkan hasil analisis BMKG, gempa bumi tektonik tersebut memiliki parameter terbaru dengan magnitudo 2,6 itu terjadi pada pukul 00.56 WITA

"Peristiwa tersebut dipastikan tidak berpotensi tsunami dan tidak menimbulkan kerusakan," kata Nasrol Adil.

Ia menjelaskan episenter gempa terletak pada koordinat 4,01 derajat Lintang Selatan (LS) dan 121,56 derajat Bujur Timur (BT), atau berada di darat sekitar delapan kilometer barat laut Kolaka, dengan kedalaman tiga kilometer.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif Kolaka,” ujarnya.

Nasrol Adil mengungkapkan berdasarkan estimasi peta guncangan (Shakemap) dan laporan masyarakat, gempa dirasakan di Kecamatan Latambaga dan Kolaka dengan skala intensitas II hingga III MMI.

"Atau getaran dirasakan oleh beberapa orang dan terasa nyata di dalam rumah, seperti ada kendaraan berat yang melintas," ungkap Nasrol Adil.

Meski demikian ia menyampaikan hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan akibat gempa tersebut.

"Hingga Minggu (29/3) pukul 01.30 WITA, hasil pemantauan BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan," jelasnya.

Nasrol Adil juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Masyarakat diharapkan memastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi,” ucap Nasrol Adil.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Harga Emas Ngulet Rp18.000

26 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Harga Emas Ngulet Rp18.000
Megapolitan
Disdik DKI: SPMB di Jakarta...
Olahraga
Folarin Balogun
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Gunung Lawu Mulai Didatangi Ratusan Pendaki untuk Berziarah dan Sambut Malam 1 Suro

Gunung Lawu Mulai Didatangi Ratusan Pendaki untuk Berziarah dan Sambut Malam 1 Suro

15 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
# 7
Pemerintah Diminta Mitigasi Dampak BBM
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.