Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Surabaya Jadi Tujuan Favorit! Terminal Gayatri Tulungagung Tembus Rekor 9.000 Penumpang

📅 Jumat, 27 Mar 2026, 02:40 WIB | Oleh:
Surabaya Jadi Tujuan Favorit! Terminal Gayatri Tulungagung Tembus Rekor 9.000 Penumpang Doc: Antara/HO - Soleh
Ket. Aktivitas kedatangan bus di Terminal Gayatri Tulungagung, Jawa Timur, saat masa angkutan Lebaran 2026.

TULUNGAGUNG - Gelombang arus balik Lebaran 2026 di Terminal Gayatri, Tulungagung, Jawa Timur, mencapai puncaknya pada H+4 Idul Fitri dengan total keberangkatan menembus angka 9.000 penumpang.

Mayoritas pemilir tercatat menggunakan armada bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) dengan tujuan utama Surabaya untuk kembali beraktivitas di perantauan. Guna menjamin keselamatan perjalanan, otoritas terminal telah melakukan serangkaian pemeriksaan kelaikan kendaraan (ramp check) serta tes kesehatan dan urine bagi para kru bus untuk memastikan seluruh armada dan pengemudi dalam kondisi prima.

Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Gayatri Tulungagung, Yono, Kamis, mengatakan, lonjakan signifikan terjadi pada Selasa (24/3) dengan jumlah keberangkatan mencapai 9 ribu penumpang dan kedatangan 5.163 penumpang.

“Puncak arus balik terjadi pada H+4 Lebaran dengan keberangkatan sekitar 9 ribu penumpang,” katanya.

Ia menjelaskan peningkatan arus balik mulai terlihat sejak Senin (23/3) atau H+3 Lebaran, dengan jumlah kedatangan 4.791 penumpang dan keberangkatan 7.677 penumpang.

Menurut Yono, tingginya mobilitas tersebut menunjukkan masyarakat mulai kembali ke daerah perantauan untuk beraktivitas setelah libur Lebaran.

Namun, pada Rabu (25/3) jumlah penumpang mulai mengalami penurunan seiring berakhirnya puncak arus balik.

Ia menambahkan mayoritas penumpang menggunakan bus antar kota dalam provinsi (AKDP), dengan tujuan terbanyak menuju Surabaya.

Sementara itu, bus antar kota antar provinsi (AKAP) juga mengalami peningkatan, meskipun tidak sebesar AKDP.

Untuk mendukung kelancaran angkutan Lebaran, pihak terminal telah melakukan pemeriksaan kelaikan kendaraan (ramp check) secara rutin sebelum masa mudik dan arus balik.

Selain pemeriksaan administrasi dan fisik kendaraan, sopir dan kru bus juga menjalani pemeriksaan kesehatan serta tes urine guna memastikan tidak ada yang terpengaruh zat terlarang.

“Kami pastikan armada yang beroperasi dalam kondisi layak dan pengemudi dalam kondisi sehat agar penumpang merasa aman dan nyaman,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Modena Tawarkan Diskon hingga 77 Persen di PRJ

1.5 jam yang lalu | Haryo Brono

Rona
Modena Tawarkan Diskon hing...
Nasional
DPR RI Ingatkan Pariwisata ...
Pramono Cabut KJP dan KJMU Siswa Bermasalah, Pelaku, Perundungan dan Tawuran

Pramono Cabut KJP dan KJMU Siswa Bermasalah, Pelaku, Perundungan dan Tawuran

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.