Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Geopark Merangin Ramai Lagi, Jadi Tempat Healing Favorit Saat Lebaran

📅 Senin, 23 Mar 2026, 06:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Geopark Merangin Ramai Lagi, Jadi Tempat Healing Favorit Saat Lebaran Doc: ANTARA/ Agus Suprayitno
Ket. Geopark Merangin Jambi di kawasan Desa Air Batu, Renah Pembarap, Merangin mulai ramai dikunjungi wisatawan pada momentum libur Lebaran Idul Fitri, Minggu (22/3/2026).

MERANGIN – Destinasi wisata Geopark (taman bumi) Merangin di Provinsi Jambi mulai kembali “hidup” di momen Lebaran Idul Fitri.

Setelah suasana mudik dan kumpul keluarga, banyak orang memilih mampir ke sini buat sekadar cari udara segar, menikmati alam, sekaligus melepas penat.

Aliran sungai yang jernih, bebatuan purba yang unik, sampai suasana hijau yang menenangkan jadi daya tarik tersendiri.

Tak heran kalau kawasan ini jadi salah satu pilihan favorit warga dan wisatawan untuk mengisi libur Lebaran—sederhana, tapi tetap berkesan.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan pengelola wisata Geopark Merangin Deni Pelipe di lokasi, Minggu (22/3), menjelaskan wisatawan hari ini (22/3) atau dua hari setelah Idul Fitri, tercatat mencapai 388 orang.

Menurut itu, angka itu merupakan akumulasi kedatangan masyarakat mulai dari pagi hingga sore.

Diperkirakan jumlah kunjungan bakal meningkat dalam lima hari ke depan karena masih dalam suasana libur.

"Hari ini belum terlalu ramai, biasanya Lebaran ketiga sampai mendekati masa libur berakhir, kunjungan akan bertambah," ungkap Deni.

Ia menambahkan, lokasi destinasi wisata Geopark di Muara Karing, Desa Air Batu, Kecamatan Renah Pembarap, merupakan salah satu lokasi unggulan dari tiga titik geopark yang berada di wilayah itu.

Mengingat lokasi geopark itu menyajikan suguhan air terjun dengan permukaan yang dipenuhi gugusan fosil yang membatu dari jutaan tahun silam.

Hal itu menjadi daya terik tersendiri untuk memantik kedatangan wisatawan ke kawasan yang berada sekitar dua kilometer jaraknya dari jalan lintas Bangko-Kerinci.

Ia menambahkan, selain menyuguhkan pemandangan alam, di lokasi ini tersedia fasilitas arung jeram yang bisa disewa oleh pengunjung.

Termasuk kelengkapan sarana pendukung lain seperti akses jalan masuk yang memadai, kamar mandi, kantin dan lokasi swafoto bagi masyarakat yang ingin mengabadikan momen di Geopark Merangin.

Saat ini, lanjut dia lokasi wisata ini dikelola secara bersama dengan melibatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merangin, kelompok sadar wisata (Pokdarwis), pemuda setempat dan pihak ketiga (Penyandang dana).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.