Pedagang Kampung Rambutan Raup hingga Rp8 Juta Sehari pada Periode Mudik
📅 Jumat, 20 Mar 2026, 14:51 WIB | Oleh: Opik
Doc: Antara/Pamela Sakina
JAKARTA - Kepadatan penumpang yang meningkat selama periode mudik Lebaran 2026 membawa berkah tersendiri bagi para pedagang di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, dengan keuntungan yang melonjak hingga berkali-kali lipat dibanding hari biasa.
Jalal, salah satu pedagang nasi Padang, yang ditemui di terminal, Jumat (20/3), mengaku meraup omzet lebih dari Rp8 juta per hari selama musim mudik.
Angka ini jauh melampaui pendapatan hariannya yang biasanya hanya mencapai sekitar Rp1 juta.
“Sejak H-5 Lebaran, warung saya sudah ramai terus. Banyak pemudik yang mampir makan sebelum melakukan perjalanan,” ujarnya.
Tak hanya Jalal, pedagang warung makan lainnya, Rian, juga merasakan peningkatan serupa.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada puncak arus mudik H-3 dan H-2 Lebaran, warung makannya bahkan meraup laba bersih hingga Rp4 juta dalam sehari.
Padahal, jika pada hari normal pendapatan bersihnya dalam sehari hanya mencapai sekitar Rp500 ribu.
“Lebaran tahun ini alhamdulillah, sehari bisa (mendapat keuntungan) Rp4 juta, bersih, (berjualan) dari pagi jam 06:00 WIB sampai jam 22:00 WIB.” Kata Rian sumringah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut Rian, puncak keramaian terjadi sejak H-3 Lebaran, tepatnya pada Rabu (18/3) dan Kamis (19/3).
“Dua hari itu benar-benar padat. Pembeli datang terus tanpa henti,” katanya.
Pedagang asongan di area terminal pun ikut menikmati lonjakan pendapatan. Rusdi, salah satu pedagang minuman dan makanan ringan, menyebutkan bahwa keuntungannya meningkat hingga 70 persen.
“Biasanya kalau hari biasa (pendapatan) sekitar Rp500 ribu, di masa mudik ini bisa sampai Rp900 ribu sehari." Ujarnya.
Ramainya arus mudik di Terminal Kampung Rambutan tidak hanya mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat menjelang Lebaran, tetapi juga menjadi momentum penting bagi para pelaku usaha kecil untuk meningkatkan pendapatan.
Para pedagang berharap tren positif ini dapat terus berlanjut hingga arus balik nanti.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!