Yukkk Tampil Cantik di Hari Raya
📅 Rabu, 18 Mar 2026, 11:27 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
JAKARTA – Sudah menjadi aksi jamak bagi kaum Hawa untuk selalu tampil cantik, apalagi pada hari besar seperti lebaran. Lalu bagaimana kiat tampil cantik pada hari Idul Fitri?
Persiapan agar tampil menawan agaknya memang harus dipersiapkan jauh-jauh hari karena di tahun 2026, tren kecantikan tidak lagi sekadar berfokus pada penampilan instan. Konsep longevity kini menjadi perhatian utama, yaitu bagaimana menjaga kesehatan kulit dalam jangka panjang agar tetap segar, kuat, dan bercahaya.
Selama bulan puasa, perubahan pola hidup kerap memengaruhi kondisi kulit. Salah satu faktor utama adalah kurangnya asupan cairan. Saat berpuasa, tubuh tidak mendapatkan air selama belasan jam, sehingga kulit lebih mudah mengalami dehidrasi. Dampaknya, kulit terlihat kering, kusam, dan kehilangan elastisitas. Pada kondisi tertentu, kulit yang kering juga dapat memperparah masalah jerawat karena meningkatkan peradangan atau inflamasi.
“Nah untuk yang jerawatan juga akan memperburuk inflamasi. Makanya saat berbuka puasa, itu minimal 4-5 gelas air secara bertahap. Mulai dari waktu berbuka sampai menjelang tidur. Kemudian saat sahur minum 2 gelas,” kata dr Dara Ayuningtyas yang saat ini juga berpraktik di ZAP Clinic.
Untuk menghidrasi kulit, kita juga perlu rutin membersihkan wajah secara menyeluruh sebagai langkah dasar yang tidak boleh diabaikan, terutama setelah beraktivitas seharian atau menghadiri acara buka puasa bersama.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut dokter yang merupakan seorang Vice President Medical & Training dari sebuah klinik kecantikan ternama itu, Teknik double cleansing menjadi metode efektif untuk mengangkat kotoran, minyak, dan sisa makeup.
Setelah wajah bersih, penggunaan moisturizer menjadi kunci utama dalam menjaga kelembapan kulit. Banyak orang menganggap pelembap tidak terlalu penting, padahal fungsi utamanya dapat menjaga lapisan pelindung kulit agar tetap optimal.
“Kulit yang lembap akan terlihat lebih sehat dan mudah iritasi. Jika kulit membutuhkan retinol juga bisa ditambahkan. Akan tetapi yang paling penting dijaga adalah moisturizer supaya kulit lembap saat Lebaran,” kata Chief Clinical Officer ZAP. Dari sisi nutrisi, tren konsumsi suplemen juga semakin meningkat. Namun, jarang orang yang mengetahui kalau vitamin D perannya penting dalam Kesehatan kulit.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dara menyebut jika wanita kekurangan vitamin D, maka akan berdampak pada kulit yang tampak kusam dan rentan berjerawat. Selain itu, antioksidan seperti astaxanthin juga membantu melawan radikal bebas yang berasal dari polusi, paparan sinar matahari, hingga stres.
“Antioksidan dapat dikonsumsi pada malam hari, sementara beberapa jenis vitamin lain lebih baik diminum saat sahur agar tidak mengganggu kualitas tidur,” kata Dara seusai acara Ramadhan Gathering bersama ZAP: Rayakan 10 tahun cantik saat Lebaran.
Meski demikian, perawatan dari dalam tidak akan optimal tanpa didukung pola makan yang sehat. Dokter Dara mengatakan, selama Ramadhan umumnya kita mengonsumsi makanan manis dan berbahan dasar tepung yang cenderung meningkat. Padahal, asupan gula berlebih dapat memicu inflamasi dalam tubuh.
Kondisi ini dapat menyebabkan kulit menjadi lebih sensitif, mudah berjerawat, bahkan tampak bengkak atau kemerahan. Karena itu, dr. Dara menyarankan perlu mengimbangi dengan mengonsumsi sayur, buah, serta makanan bergizi lainnya agar dapat membantu menjaga keseimbangan tubuh dan kesehatan kulit.
Menjaga asupan saat Lebaran juga tidak kalah penting. Berbagai hidangan khas seperti opor, rendang, hingga gulai umumnya mengandung santan yang tinggi lemak. Sementara itu, kue-kue Lebaran seperti nastar, kastengel, dan cookies lainnya mengandung gula dan tepung dalam jumlah cukup tinggi. Karena itu, konsumsi makanan bersantan dan kue Lebaran tetap boleh dinikmati, namun perlu dibatasi jumlahnya. Keseimbangan tetap menjadi kunci agar tubuh dan kulit tetap sehat selama perayaan.
“Selain pola makan, faktor istirahat juga berpengaruh besar. Waktu tidur yang berkurang dapat membuat kulit tampak lelah dan tidak segar. Bahkan, bisa memperlambat proses regenerasi kulit,” kata dr. Dara Ayuningtyas, Dipl.AAAM
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!