Lewat Masakan Khas, UMKM Gorontalo Didorong Makin Berkembang
Rabu, 18 Mar 2026, 06:45 WIBGORONTALO â Menghidupkan UMKM lewat kuliner tradisional itu seperti menjaga rasa sekaligus membuka peluang. Di balik setiap hidangan khas, ada cerita, budaya, dan sumber penghasilan bagi banyak pelaku usaha kecil.
Kalau terus didorongâmulai dari promosi, inovasi rasa, sampai kemasan yang menarikâkuliner tradisional bukan cuma jadi favorit lokal, tapi juga bisa naik kelas dan menjangkau pasar yang lebih luas.
Hasilnya, roda ekonomi ikut berputar, dan warisan kuliner tetap lestari di tengah gempuran tren makanan modern.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo mulai menghidupkan sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) melalui usaha kuliner tradisional khas Gorontalo.
Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie di Gorontalo, Selasa (18/3), mengatakan dalam setiap kegiatan pemerintah maupun non pemerintah, para pelaku UMKM selalu diberikan ruang untuk menjajakan produk atau hasil keterampilan masing-masing.
"Selain kuliner moderen, Pemprov melihat ada peluang juga bagi para pelaku usaha kuliner tradisional," kata Idah.
Ia memiliki pemikiran bahwa produk kuliner tradisional khas Gorontalo harus dihidupkan kembali, agar generasi muda khususnya gen Z dan gen Alfa bisa mengetahui seperti apa rasa dan manfaat dari makanan dan minuman khas Gorontalo pada zaman dulu.
Selain memiliki cita rasa yang khas, kuliner tradisional Gorontalo juga mengandung banyak filosofi yang begitu kental, hingga menyampaikan energi positif kepada masyarakat.
Kuliner tradisional Gorontalo diketahui menjadi bagian dari sarana membangun keharmonisan masyarakat di daerah ini, sehingga patut untuk dihidupkan kembali melalui potensi pelaku UMKM yang saat ini sedang dikembangkan pemerintah.
Hal itu dibuktikan dengan menyediakan lapak khusus UMKM dalam setiap pelaksanaan kegiatan pemerintah maupun swasta, seperti pagelaran seni dan budaya, acara peringatan hari besar keagamaan, acara hiburan rakyat, hingga agenda nasional di daerah maupun luar daerah.
Tujuannya adalah untuk memperkenalkan produk lokal khususnya kuliner tradisional kepada seluruh kalangan, dengan harapan masyarakat lokal maupun nasional atau bahkan internasional bisa mengetahui tradisi dan kebudayaan masyarakat Gorontalo.
Gagasan tersebut juga bertujuan mengajak seluruh masyarakat Gorontalo untuk mencintai dan turut mempromosikan produk-produk lokal, sehingga memberikan dampak ekonomi bagi para pelaku UMKM yang menjalankannya.
"Mewakili pemerintah, saya mengajak masyarakat Gorontalo yang ada di daerah maupun luar daerah untuk sama-sama mendukung pengembangan dan peningkatan ekonomi daerah melalui sektor UMKM, khususnya produk-produk lokal atau kuliner tradisional Gorontalo," imbuhnya.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Baptiste Hentikan Dominasi Sabalenka
-
Wagub DKI Ingin Wujudkan Jakarta sebagai Kota Sinema
-
DBD Merajarela di Pakistan
-
Gebrakan Alwi Farhan di Inggris, Timnas Bulu Tangkis Indonesia Langsung "Sikat" Latihan di Milton Keynes
-
Stok beras nasional tembus 5 juta ton
-
Wisatawan Tiongkok Catat Pertumbuhan Minat Tertinggi ke Indonesia pada Semester I 2026
-
Libur Akhir Pekan di Jakarta, Ini Rekomendasi Tempat Seru yang Bisa Dikunjungi!
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.