Wisatawan Tiongkok Catat Pertumbuhan Minat Tertinggi ke Indonesia pada Semester I 2026

Selasa, 23 Jun 2026, 17:47 WIB

JAKARTA – Minat wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Indonesia terus menunjukkan tren positif sepanjang semester pertama 2026. Data terbaru dari platform perjalanan digital Agoda menunjukkan wisatawan asal Tiongkok mencatat pertumbuhan minat kunjungan tertinggi dibandingkan negara lain di kawasan Asia Pasifik.

Berdasarkan data pencarian akomodasi Agoda selama periode Januari–Juni 2026 yang dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, Malaysia dan Singapura masih menjadi dua pasar utama penyumbang wisatawan ke Indonesia. Namun, Tiongkok mencatat lonjakan minat paling signifikan dengan pertumbuhan sebesar 44 persen dan untuk pertama kalinya masuk dalam lima besar negara asal wisatawan ke Indonesia, menggeser Jepang.

Ket. Foto: Destinasi wisata alam berupa air terjun. Data Agoda menunjukkan minat wisatawan Tiongkok ke Indonesia meningkat 44 persen pada semester I 2026. Bali masih menjadi destinasi favorit, sementara Sukabumi mencatat pertumbuhan pencarian tercepat di kalangan wisatawan mancanegara. — Sumber: Agoda

Peningkatan tersebut mencerminkan perubahan pola perjalanan wisatawan di kawasan Asia Pasifik. Wisatawan kini semakin aktif mencari destinasi yang menawarkan pengalaman beragam dengan biaya perjalanan yang kompetitif.

Selain Tiongkok, minat wisatawan dari Malaysia dan Singapura juga mengalami peningkatan masing-masing sebesar 18 persen dan 17 persen. Sebaliknya, beberapa pasar Asia Timur seperti Jepang dan Korea Selatan menunjukkan perlambatan pertumbuhan minat perjalanan ke Indonesia.

Menurut Agoda, faktor nilai tukar yang relatif kompetitif turut mendorong daya tarik Indonesia sebagai destinasi yang menawarkan pengalaman wisata dengan nilai lebih baik dibanding sejumlah negara tujuan lainnya di kawasan.

Bali Tetap Favorit

Dari sisi destinasi, Bali masih menjadi tujuan wisata paling populer bagi wisatawan mancanegara. Pulau Dewata mempertahankan posisinya sebagai destinasi yang paling banyak dicari, diikuti Jakarta, Batam, Lombok, dan Bandung.

Jakarta dan Batam dinilai tetap berperan penting sebagai pintu masuk wisatawan internasional, sementara Lombok dan Bandung terus menarik minat wisatawan melalui kombinasi wisata alam, budaya, dan pengalaman lokal yang beragam. Meski demikian, data Agoda menunjukkan tren menarik berupa meningkatnya minat terhadap sejumlah destinasi di luar jalur wisata utama.

Sukabumi Tumbuh Paling Pesat

Sukabumi muncul sebagai destinasi dengan pertumbuhan tercepat sepanjang semester pertama 2026. Jumlah pencarian terkait destinasi ini meningkat hampir lima kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kenaikan tersebut didorong oleh meningkatnya ketertarikan wisatawan terhadap wisata alam yang dimiliki Sukabumi, mulai dari kawasan geopark, air terjun, hingga panorama pegunungan yang masih relatif alami.

Selain Sukabumi, Manado dan Gorontalo juga mencatat pertumbuhan signifikan. Kedua daerah di kawasan timur Indonesia tersebut mengalami peningkatan pencarian lebih dari tiga kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Popularitas Manado dan Gorontalo didorong oleh kekayaan biodiversitas laut, budaya lokal yang kuat, serta ragam kuliner khas yang semakin dikenal wisatawan internasional.

Senior Country Director Indonesia Agoda, Gede Gunawan, mengatakan pertumbuhan minat wisatawan dari Tiongkok dan negara-negara Asia Tenggara menjadi sinyal positif bagi industri pariwisata nasional.

“Minat wisatawan terhadap Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan positif, terutama dari Tiongkok dan negara-negara Asia Tenggara. Pertumbuhan pesat di destinasi seperti Sukabumi, Manado, dan Gorontalo juga menunjukkan bahwa wisatawan kini semakin terbuka untuk mengeksplorasi lebih banyak destinasi di luar wisata utama seperti Bali,” ujar Gede dalam keterangannya pada hari Selasa (23/6).

Menurutnya, kombinasi keterjangkauan biaya, kemudahan akses, dan keragaman pengalaman wisata menjadi faktor yang memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu destinasi unggulan di kawasan hingga akhir 2026.

Agoda menyatakan akan terus mendukung pertumbuhan sektor pariwisata Indonesia melalui layanan yang memudahkan wisatawan dalam merencanakan dan memesan perjalanan secara digital. Saat ini platform tersebut menyediakan lebih dari 130.000 rute penerbangan, lebih dari enam juta pilihan akomodasi, serta lebih dari 300.000 aktivitas wisata di berbagai negara.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

Berita Terbaru

Wow Fantastis! QRIS Makin Diminati, Pengguna di Sulsel Kini Tembus 1,5 Juta

Kabut Asap Karhutla Makin Pekat, Warga Kompleks Aeropolis Banjarbaru Mulai Mengungsi

Bayern Muenchen Buktikan Kelasnya, Juara Piala Super Jerman!

Gempa Cukup Kuat M 5,4 Guncang Sulteng, Perairan Pulau Puh Jadi Titik Episentrum

Situasi Makin Genting! Kapolda Kalsel Pimpin Pemadaman Karhutla Dekat Bandara

Jakarta Perangi Tawuran! Pemprov DKI Pastikan Penanganan Dilakukan Berkelanjutan

Mengejutkan di Liga Inggris! Manchester United Dipermalukan Tim Promosi Hull City dengan Skor 0-2

KAI Palembang Tambah Kereta Eksekutif Saat Libur Maulid Nabi, Cek Jadwalnya!

Luar Biasa Indonesia Borong Medali! Tampil Gemilang di Kejuaraan Open Water Swimming Asia Tenggara

Wow Canggih Terobosan BRIN Ini! Inovasi Kayu Transparan dengan Memanfaatkan Bahan Organik

Melon Jadi Harapan Baru! Kelompok Tani di Kulon Progo Genjot Ketahanan Pangan

AS Kenakan Tarif 50 Persen untuk Barang Kanada Senilai US$20 Miliar, Ottawa Siapkan Balasan

Gubernur Pramono Tegas! Efisiensi Bukan Alasan untuk Mengorbankan Layanan Dasar Warga Jakarta

Pasukan Tambahan Berdatangan! Tiga Batalyon dari Jawa Bantu Atasi Karhutla Kalimantan

Mengkhawatirkan! 9 Kali Meletus dalam Sehari, Gunung Anak Krakatau Jadi Sorotan

Koperasi Tak Boleh Kuno Lagi! Menkop Ferry Dorong Digitalisasi hingga Ekspansi Bisnis

Dugaan Jual Beli Kursi Jalur Mandiri Unsoed Terjadi di Masa Rektor Akhmad Sodiq.

Gempa NTT, Pelni Cabang Ambon Siapkan Layanan Pengiriman Bantuan Kemanusiaan.

Relawan Medis UMI Makassar Tembus Pegunungan Manggarai, Bantu Warga Terdampak Bencana.

Baznas Salurkan 1.000 Mushaf Al Quran kepada Masyarakat Kampung Baduy.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.