Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jepang Cari Sumber Energi Alternatif dan Lepas Cadangan Minyak

📅 Rabu, 18 Mar 2026, 00:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Jepang Cari Sumber Energi Alternatif dan Lepas Cadangan Minyak Doc: AFP/JIJI PRESS/Japan OUT
Ket. PM Jepang Sanae Takaichi

Tokyo – Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menyatakan pemerintah tengah mencari sumber bahan baku dan energi alternatif di tengah krisis di Selat Hormuz akibat konflik di Iran.

“Kami bekerja sama dengan para menteri untuk mengamankan sumber pasokan alternatif bagi barang yang berpotensi tidak tersedia,” kata Takaichi dalam rapat komite anggaran majelis tinggi parlemen Jepang, Selasa (17/3).

Seperti dikutip dari Antara, Takaichi menegaskan pemerintah menyiapkan berbagai skenario menghadapi ketidakpastian di Timur Tengah. “Jika krisis berlanjut, kami akan mengambil langkah fleksibel untuk memastikan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga,” ujarnya.

Sebagai langkah awal, pemerintah memutuskan menggunakan sisa dana cadangan untuk menahan kenaikan harga bahan bakar, dengan subsidi mulai berlaku pada 19 Maret. Jepang juga mulai melepas cadangan minyak guna menjaga stabilitas pasokan dan harga energi domestik.

Dalam debat parlemen, pihak oposisi memperingatkan bahwa krisis berkepanjangan dapat mengganggu pasokan minyak serta bahan baku penting bagi industri kimia, pupuk, dan semikonduktor. Takaichi mengakui lonjakan harga minyak berpotensi berdampak luas, termasuk pada sektor pertanian melalui kenaikan harga pupuk.

Pemerintah, kata dia, akan terus memantau perkembangan harga dan siap mengambil langkah tambahan untuk mendukung produsen serta melindungi konsumen.

Cadangan Nasional

Di tengah kekhawatiran pasokan, perusahaan penyulingan Jepang meminta pemerintah mengizinkan penggunaan kapal tanker berbendera asing untuk membantu distribusi minyak mentah dari cadangan nasional.

Permintaan ini muncul karena volume pelepasan cadangan dinilai sangat besar dan berpotensi melampaui kapasitas armada kapal berbendera Jepang.

“Kami perlu terlebih dahulu memastikan apakah kapal berbendera Jepang mampu menangani situasi ini, tetapi kami juga mempertimbangkan kemungkinan memberikan izin kepada kapal berbendera asing,” kata seorang pejabat kementerian.

Jepang mulai melepas cadangan minyak sejak Senin (16/3). Pada tahap awal, cadangan milik sektor swasta setara 15 hari konsumsi dilepas, kemudian diikuti cadangan pemerintah setara 30 hari pada akhir bulan.

Secara total, sekitar 80 juta barel minyak atau setara 45 hari konsumsi domestik akan dilepas secara bertahap.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.