Pemerintah Pastikan Pasokan BBM, LPG, dan Listrik di Sulawesi Aman Jelang Lebaran

Minggu, 15 Mar 2026, 13:00 WIB

JAKARTA - Pemerintah memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM), liquefied petroleum gas (LPG), hingga listrik di Sulawesi cukup untuk mendukung aktivitas masyarakat sepanjang aktivitas mudik dan Lebaran.

Hal tersebut disampaikan saat Tim Posko Nasional Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meninjau langsung sejumlah infrastruktur energi di Kota Makassar, Jumat (13/3).

Ket. Foto: Tim Posko Nasional Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meninjau langsung sejumlah infrastruktur energi di Kota Makassar, Jumat (13/3). — Sumber: antara foto

Berdasarkan keterangan tertulis Kementerian ESDM yang diterima di Jakarta, Minggu, peninjauan oleh tim tersebut dipimpin Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Investasi dan Ekonomi Muhammad Mahmud Azhar Lubis yang mewakili Wakil Menteri ESDM bersama Anggota Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Harya Adityawarman dan Hasbi Anshory.

“Tadi sudah kita cek ketersediaan BBM, LPG cukup. Jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Kami datang bersama BPH Migas, dari Ditjen Migas, dari Pertamina Patra Niaga, dari Dewan Energi Nasional, Jadi lengkap untuk memastikan tadi bahwa memang kebutuhan saudara-saudara kita dalam rangka Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah ini, bisa terlaksana dengan baik," ujar Lubis.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan atau penimbunan BBM.

Menurut dia, stok energi tetap terjaga karena pasokan dari kapal pengangkut datang secara rutin dan berkelanjutan sehingga kondisi energi nasional, termasuk di Sulawesi, berada dalam status aman.

Dalam kesempatan yang sama, Anggota Komite BPH Migas Harya Adityawarman menjelaskan bahwa pemantauan yang dilakukan difokuskan pada kesiapan distribusi BBM dan LPG di kawasan Sulawesi.

“Salah satu titik penting yang menjadi perhatian adalah Integrated Terminal Makassar yang berperan sebagai pusat distribusi energi untuk wilayah Sulawesi Selatan dan daerah sekitarnya. Untuk itu, BPH Migas bersama Kementerian ESDM dan Dewan Energi Nasional melakukan kunjungan kerja di Integrated Terminal Makassar dalam rangka Posko Nasional sektor ESDM,” kata pria yang kerap disapa Didit itu.

Menurut dia, kunjungan tersebut merupakan bagian dari pengawasan pemerintah untuk memastikan sistem distribusi energi berjalan lancar selama periode Ramadhan dan Idul Fitri.

“Pemerintah ingin memastikan seluruh rantai pasok energi tetap terjaga sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi tanpa kendala. Memastikan pendistribusian BBM dan LPG selama periode RAFI tahun 2026 berjalan lancar,” ujar dia.

Sementara itu, Anggota Komite BPH Migas Hasbi Anshory mengatakan sarana dan fasilitas di sejumlah SPBU di Makassar juga dipantau langsung untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan sesuai standar.

“Hari ini kami mengunjungi SPBU di kota Makassar untuk memastikan stok BBM aman, kami juga melakukan tera dan uji kualitas BBM dan Alhamdulillah semua sudah sesuai kualitas dan ketentuan yang berlaku,” ujar dia.

Selain sektor migas, pemantauan kesiapan pasokan listrik di wilayah Sulawesi juga dilakukan di fasilitas PLN Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B) Makassar. Hasbi menjelaskan, PT PLN berkomitmen menjaga keandalan listrik selama periode Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

"BPH Migas mendukung penuh kesiapan PLN dalam menjaga pasokan listrik tetap stabil. Kami telah meninjau langsung dan melihat bahwa sistem kelistrikan di Sulawesi, khususnya di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat memiliki cadangan daya yang sangat mencukupi, sehingga masyarakat dapat beribadah dengan tenang tanpa khawatir akan gangguan pasokan," katanya.

Direktur Pemasaran Korporat Pertamina Patra Niaga Alimuddin Baso menegaskan perusahaannya telah melakukan pengecekan intensif pada terminal-terminal terintegrasi untuk memastikan stok BBM dan LPG tetap memadai selama periode Ramadhan dan Idul Fitri.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

Aksi Unjuk Rasa 27 Agustus di DPR, Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Situasional

Daftar Harga Emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian pada Rabu Ini

Kebakaran Hutan di Kalimantan: Bencana atau Terencana.

Pembukaan Muktamar ke-35 NU di Jombang Dimajukan ke Sore Hari

Tuntaskan Verifikasi, PBNU Tetapkan 557 Pemilik Hak Suara Muktamar Ke-35 NU

Unib Sulap Pisang Enggano Jadi Camilan Modern, Nilai Jual UMKM Royal Banana Caramel Makin Tinggi

BBNKB dan PBBKB Tak Jadi Naik, DPRD dan Pemprov Sulsel Sepakat Membatalkannya.

Penuhi Kebutuhan Masyarakat, Perum Bulog Jamin Ketersediaan dan Kelancaran Distribusi Pangan di NTT

Asap Karhutla Makin Mengkhawatirkan, Dokter Ungkap Cara Lindungi Diri agar Tak Mudah Sakit

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Nyatakan Mulai Bangun PLTS Gajah Mungkur

Harga Ikan Naik, Telur Ayam Jadi Alternatif Lauk Favorit Warga Gorontalo.

Terus Mengguncang, BMKG Catat 7.492 Gempa Susulan di NTT hingga Hari Ini

Mau Jadi Petugas Haji 2027? Pendaftaran Dibuka, Ini Syarat, Formasi dan Honor yang Perlu Diketahui

3.823 Hektare Padi di Tanah Bumbu, 800 Hektare Terdampak Kemarau Panjang.

Dinsos Tangsel Ungkap 5.127 Pemerima Bansos Terindikasi Judol

Cuaca Panas, Pemprov Babel Pangkas Rute Pawai PBB HUT Ke-81 RI Jadi 4 Km.

Wali Kota Banda Aceh: Aceh Butuh Kebijakan Tepat Hadapi Dinamika Masyarakat.

5 Rumah Sakit Tipe D di Maluku Naik Jadi Tipe C pada 2026, Pelayanan Diperkuat.

Karena Kerap Tercemar, Perumda Tirta Patriot Bekasi akan Ubah Teknologi Pengolahan dan Sumber Air Baku

Pemkab Nduga Salurkan Bantuan Sarana Perikanan untuk Kembangkan Usaha Masyarakat.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.