Resmi! OJK Cabut Hambatan SLIK, Rakyat Kecil Kini Bisa Ajukan KPR Subsidi

Selasa, 07 Jul 2026, 09:58 WIB

JAKARTA-Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menghadiri peluncuran Optimalisasi Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Gedung OJK Menara Radius Prawiro, Jakarta, Senin (6/7). Optimalisasi SLIK tersebut diharapkan dapat memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus mendukung percepatan Program 3 Juta Rumah.

Menteri PKP Maruarar Sirait menyambut baik kebijakan tersebut. Menurutnya, optimalisasi SLIK menjadi jawaban atas salah satu persoalan yang selama ini paling banyak dikeluhkan masyarakat saat mengakses pembiayaan rumah subsidi.

Ket. Foto: Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (kanan) bersama Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi di sela sela peluncuran Optimalisasi Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Gedung OJK Menara Radius Prawiro, Jakarta, Senin (6/7) — Sumber: istimewa

“Sebagai Menteri Perumahan, hari ini saya bahagia karena ini adalah harapan jutaan rakyat Indonesia. Saya temukan paling tidak sudah 40 kali ke perumahan subsidi. Saya banyak langsung bertemu masyarakat, dari Papua, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara Barat, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, hingga Sulawesi Utara. Salah satu keluhan utama adalah soal SLIK yang menghambat rakyat untuk bisa mendapat kesempatan. Hari ini hambatan itu sudah dicabut Ketua OJK dan tim,” ujar Menteri Ara.

Ia mengatakan pemerintah terus berupaya menghadirkan berbagai kebijakan yang berpihak kepada masyarakat berpenghasilan rendah agar semakin mudah memiliki rumah. Selain meningkatkan kuota rumah subsidi menjadi 350 ribu unit, pemerintah juga memberikan berbagai kemudahan seperti pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), serta Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP).

Menteri Ara juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Dewan Komisioner OJK beserta jajaran yang dinilai telah merespons berbagai masukan terkait kendala masyarakat dalam mengakses pembiayaan rumah subsidi.

“Saya menyampaikan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada Ketua OJK beserta seluruh jajaran. Tanpa OJK berani mengambil keputusan hari ini, tidak ada kesempatan yang baik bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Keberpihakan kepada rakyat harus jelas, tentu dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian,” katanya.

Sementara itu, Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menegaskan bahwa optimalisasi SLIK merupakan bentuk dukungan OJK terhadap program prioritas pemerintah, termasuk percepatan Program 3 Juta Rumah dan perluasan akses pembiayaan bagi UMKM.

Menurut Friderica, optimalisasi SLIK bertujuan menghadirkan sistem informasi debitur yang lebih mutakhir, kredibel, dan mampu mendukung penyaluran pembiayaan secara lebih tepat sasaran dengan tetap menjaga stabilitas sektor jasa keuangan.

Ia menjelaskan bahwa terdapat dua penyempurnaan utama dalam optimalisasi SLIK. Pertama, percepatan pelaporan data kredit atau pembiayaan yang telah lunas menjadi maksimal tiga hari kerja setelah pelunasan dilakukan sehingga informasi debitur menjadi lebih sesuai dengan kondisi terkini. Kedua, penyesuaian cakupan informasi debitur yang ditampilkan dalam SLIK melalui penerapan threshold nominal di atas Rp1 juta secara kumulatif berdasarkan nomor identitas debitur.

Friderica menegaskan bahwa SLIK merupakan penyedia informasi bagi lembaga jasa keuangan dan bukan satu-satunya dasar dalam pengambilan keputusan pemberian kredit. Penyempurnaan tersebut diharapkan dapat membantu proses analisis kredit maupun pembiayaan, termasuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi, secara lebih tepat dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.

Dalam kesempatan tersebut, Deputi Komisioner Stabilitas Sistem Keuangan OJK Agus Edy Siregar menyampaikan bahwa optimalisasi SLIK juga diarahkan untuk mempercepat keterkinian data, meminimalkan pengaduan masyarakat atas data kredit yang belum diperbarui, serta memperkuat ekosistem pembiayaan nasional melalui sistem pelaporan kredit yang lebih kredibel.

Kebijakan tersebut mendapat apresiasi dari asosiasi pengembang perumahan. Realestat Indonesia (REI), Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (HIMPERRA), serta Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) menilai percepatan pembaruan data kredit dan penyesuaian informasi debitur dalam SLIK akan mempermudah masyarakat berpenghasilan rendah mengakses KPR subsidi serta mempercepat penyaluran pembiayaan perumahan.

Peluncuran Optimalisasi SLIK ditandai dengan seremoni peluncuran oleh Menteri PKP bersama Ketua Dewan Komisioner OJK dan jajaran sebagai simbol dimulainya implementasi penyempurnaan Sistem Layanan Informasi Keuangan. Melalui sinergi antara OJK, Kementerian PKP, BP Tapera, perbankan, dan para pemangku kepentingan, optimalisasi SLIK diharapkan semakin memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat berpenghasilan rendah serta mendukung percepatan pencapaian Program 3 Juta Rumah. 

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

Film "The Odyssey" Laris di Korea Selatan, Lampaui 6 Juta Penonton

Balas Trump, Iran Peringatkan Negara yang Gabung dengan Sanksi AS Dianggap 'Musuh'

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

KemenPU Tangani 1.229 Titik Kekeringan: 41 Ribu Hektar Sawah & 616 Ribu Jiwa Terbantu

Kebakaran Rumah di Kebayoran Baru, Sebanyak 81 Personel Dikerahkan

Gempa M5,9 Mengguncang Jepang Bagian Timur termasuk Tokyo, Layanan Kereta Api Terganggu

269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

Tim Bola Voli Putri Indonesia Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia

Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.