Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menteri LH: Ngawi Masuk Kategori Kabupaten Kotor

📅 Minggu, 15 Mar 2026, 19:35 WIB | Oleh:
Menteri LH: Ngawi Masuk Kategori Kabupaten Kotor Doc: antara foto
Ket. Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq saat meninjau pengolahan sampah di Terminal Kertonegoro Ngawi, Minggu (15/3).

NGAWI - Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq menyebut bahwa Kabupaten Ngawi di Jawa Timur masih masuk dalam kategori kota/kabupaten kotor menyusul aktivitas pengelolaan sampah di daerahnya yang belum optimal.

“Ngawi masih masuk kota kotor. Jadi kita masih perlu mendorong Bapak Bupati untuk lebih meningkatkan segalanya. Mulai dari bujeting, kemudian pengerahan masyarakatnya, serta pengerahan semua instrumen lain yang ada di Ngawi, termasuk juga pendayagunaan penanganan sampah di kawasan-kawasan seperti terminal," ujar Menteri LH Hanif saat meninjau pengolahan sampah di Terminal Kertonegoro Ngawi, Minggu (15/3).

Menurutnya, masih banyak yang perlu ditingkatkan dalam penanganan sampah mandiri di Terminal Ngawi sekaligus juga wilayah Kabupaten Ngawi pada umumnya.

“Hasil pemantauan kami hari ini di Terminal Ngawi kami tuangkan dalam bentuk paksaan pemerintah yang diberikan waktu 3 bulan untuk melengkapi diri, misalnya penambahan tempat sampah dan sebagainya. Bilamana tiga bulan berdasarkan evaluasi kami tidak ada respon yang signifikan maka akan bergeser ke pemberatan sanksi berupa pembekuan prosedur lingkungan atau pengenaan pasal 114 Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup,” katanya.

Pihaknya menegaskan bahwa sampah masih menjadi kedaruratan hampir di semua kabupaten/kota di Indonesia. Presiden Prabowo Subianto telah meminta agar semua daerah benar-benar menyelesaikan permasalahan sampah dan ditargetkan pada tahun 2029 masalah sampah telah tuntas.

“Bapak Presiden sangat serius untuk menuntaskan masalah sampah di kepemimpinan Beliau. Target tahun 2029 masalah sampah ini bisa tuntas, di antaranya dengan memberikan fasilitas pembangunan pengolahan sampah menjadi energi listrik di beberapa kota besar,” katanya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ngawi Dody Aprilia Setya yang turut mendampingi kunjungan Menteri LH menyatakan pengelolaan sampah melalui pemilahan telah dilakukan di Ngawi agar dapat memberikan nilai lebih bagi lingkungan maupun masyarakat.

“Pemilahan sampah organik dapat diolah menjadi kompos, sementara sampah anorganik dapat didaur ulang sehingga mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir. Dengan evaluasi Pak Menteri ini tentu akan ditindaklanjuti,” katanya.

Kunjungan kerja Menteri LH Hanif Faisol di Ngawi merupakan rangkaian dari kampanye program Mudik Minim Sampah pada Lebaran 2026 dengan memantau titik-titik krusial di sepanjang Tol Trans Jawa dan fasum transportasi seperti terminal dan stasiun.

Selain Terminal Ngawi, Menteri Hanif juga meninjau pengolahan sampah di antaranya di Rest Area KM 57 A, Rest Area KM 102 A, Rest Area KM 166 A, Rest Area KM 287 A, Rest Area KM 379 A, Kota Semarang, Terminal Mangkang, Terminal Tirtonadi Surakarta, Stasiun Pasar Turi, dan Kota Surabaya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Daerah
Bandung Heritage Gelar Ajan...
Megapolitan
Pemkot Tangerang Tegaskan S...
Advertisement
Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik di Bantargebang, Pemkot Bekasi Bidik Tenaga Kerja Lokal.

Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik di Bantargebang, Pemkot Bekasi Bidik Tenaga Kerja Lokal.

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.