Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Thailand Desak Kamboja Umumkan Gencatan Senjata Terlebih Dahulu

📅 Rabu, 17 Des 2025, 02:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Thailand Desak Kamboja Umumkan Gencatan Senjata Terlebih Dahulu Doc: AFP/Agence Kampuchea Press
Ket. Dua pria menyisiri sebuah rumah di Provinsi Pursat yang hancur akibat konflik antara Kamboja dan Thailand pada Jumat (12/12) pekan lalu. Pada Selasa (16/12), Thailand mendesak Kamboja agar mau harus menjadi yang pertama mengumumkan gencatan senjata untuk menghentikan pertempuran di perbatasan.

BANGKOK - Thailand pada Selasa (16/12) mengatakan bahwa Kamboja harus menjadi yang pertama mengumumkan gencatan senjata untuk menghentikan pertempuran antara kedua negara setelah lebih dari sepekan bentrokan mematikan dalam konflik perbatasan yang kembali berkobar.

"Sebagai pihak yang menyerang wilayah Thailand, Kamboja harus mengumumkan gencatan senjata terlebih dahulu," ucap juru bicara Kementerian Luar Negeri Thailand, Maratee Nalita Andamo, kepada wartawan di Bangkok, seraya menambahkan bahwa Kamboja juga harus bekerja sama dalam upaya pembersihan ranjau di perbatasan dengan tulus.

Pertempuran yang kembali memanas antara negara-negara tetangga di Asia tenggara bulan ini telah menewaskan sedikitnya 32 orang, termasuk tentara dan warga sipil, dan menyebabkan sekitar 800.000 orang mengungsi, kata para pejabat.

Masing-masing pihak saling menyalahkan sebagai pemicu bentrokan, mengklaim membela diri dan saling tuding melakukan serangan terhadap warga sipil.

Hingga berita ini ditulis pada Selasa malam, pihak Kamboja belum menanggapi pernyataan Thailand.

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, yang ikut campur dalam konflik perbatasan awal tahun ini, pekan lalu mengklaim kedua negara telah sepakat untuk gencatan senjata yang dimulai Sabtu (13/12) malam.

Perdana Menteri Kamboja, Hun Manet, mengatakan negaranya mendukung inisiatif gencatan senjata Malaysia, ketua blok regional Asean, dengan partisipasi Washington DC. Namun pertempuran terus berlanjut setiap hari sejak 7 Desember, dan Bangkok membantah klaim Trump tentang gencatan senjata.

Kamboja, yang kalah dalam hal persenjataan dan pengeluaran dibandingkan militer Bangkok, mengatakan pada Senin (15/12) bahwa pasukan Thailand telah memperluas serangan mereka jauh ke dalam wilayah Kamboja.

Phnom Penh menuduh pasukan Thailand membom Provinsi Siem Reap, provinsi dimana candi Angkor yang berusia berabad-abad berada dan jadi daya tarik wisata utama Kamboja, untuk pertama kalinya dalam serangkaian bentrokan terbaru.

Pertempuran yang melibatkan artileri, tank, dan jet tempur Thailand tersebut telah menewaskan 16 tentara Thailand, satu warga sipil Thailand, dan 15 warga sipil Kamboja, menurut para pejabat.

Phnom Penh tidak melaporkan adanya korban jiwa di pihak militer dalam pertempuran terbaru.

Sengketa Lama

Konflik tersebut berakar dari sengketa teritorial terkait penetapan batas wilayah sepanjang 800 kilometer pada era kolonial dan sejumlah reruntuhan candi kuno yang terletak di perbatasan.

Pertempuran selama lima hari pada bulan Juli menewaskan puluhan orang sebelum gencatan senjata ditengahi oleh AS, Tiongkok, dan Malaysia, dan kemudian dilanggar dalam beberapa bulan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.