Jurgen Habermas, Filsuf dan Sosiolog Terkemuka Dunia Meninggal di Usia 96 Tahun
📅 Minggu, 15 Mar 2026, 12:10 WIB | Oleh: Lili LestariPada tahun 1980-an, Habermas adalah tokoh terkemuka dalam historikerstreit , atau perselisihan antar sejarawan, sebuah debat intelektual di mana sejarawan konservatif, terutama Ernst Nolte, berpendapat bahwa kekejaman Nazi Jerman bukanlah hal yang unik dan kejahatan serupa telah dilakukan oleh pemerintah lain.
Habermas dan para penentang perspektif ini lainnya berpendapat bahwa para sejarawan konservatif berusaha mengurangi besarnya kejahatan Nazi melalui perbandingan semacam itu.
Dalam membela keunikan kekejaman Reich Ketiga, Habermas percaya bahwa Vergangenheitsbewältigung , atau berdamai dengan masa lalu, harus menjadi inti dari identitas Jerman.
Istrinya, Ute Habermas-Wesselhoeft, meninggal tahun lalu. Pasangan itu memiliki tiga anak: Tilmann, Judith, dan Rebekka, yang meninggal pada tahun 2023.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!