BPBD Cianjur Siagakan Petugas dan Relawan Selama Mudik Lebaran
Sabtu, 14 Mar 2026, 23:33 WIBCianjur - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menyiagakan 30 petugas dan 180 relawan guna melakukan pengawasan dan penanganan cepat ketika terjadi bencana selama musim mudik dan balik Lebaran 2026.
Sekretaris BPBD Cianjur Asep Sudrajat di Cianjur, Sabtu, mengatakan puluhan petugas mengisi pos terpadu di Jalan Raya Bandung-Cianjur, bersama dengan dinas dan instansi serta organisasi lain, sebagai bentuk kesiapsiagaan selama mudik dan balik.
Ratusan relawan disebar di setiap kecamatan di Cianjur guna melakukan pengawasan dan pelaporan mulai dari H-7 hingga H+7 Lebaran, serta memberikan imbauan bagi pengguna jalan, terutama pemudik untuk berhati-hati dan waspada.
"Informasi BMKG memasuki musim mudik Lebaran cuaca ekstrem masih melanda sebagian besar Cianjur, sehingga perlu diwaspadai masyarakat di seluruh wilayah, termasuk pemudik yang melintas di jalur utama Cianjur," katanya.
Dia menjelaskan masyarakat, terutama pemudik, diminta mewaspadai sejumlah lokasi rawan longsor mulai dari wilayah utara hingga selatan Cianjur, seperti kawasan Puncak hingga Cugenang, Jalan Bandung-Cianjur, dan sebagian besar jalur selatan Cianjur.
Oleh karena di sejumlah ruas jalan, rawan terjadi longsor dan pohon tumbang, pihaknya berkoordinasi dengan dinas terkait di pemkab, provinsi dan pusat guna menyiagakan alat berat guna penanganan cepat ketika terjadi bencana menutup landasan jalan.
Pihaknya berharap, tidak ada bencana alam yang menonjol selama musik mudik dan balik Lebaran 2026.
Namun, pihaknya sudah menyatakan kesiapsiagaan guna melakukan penanganan cepat ketika terjadi bencana, termasuk menurunkan alat berat.
"Waspada tetap harus ditingkatkan karena beberapa jalur utama yang sering dilalui para pemudik rawan bencana seperti longsor dan pohon tumbang," katanya.
Dia mengimbau masyarakat di seluruh wilayah Cianjur, untuk jeli membaca tanda alam akan terjadi bencana dan segera mengungsi ketika hujan lebat turun saat malam hari dengan intensitas lebih dari dua jam.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kapal Laut jadi Sarana Pulang kampung karena Harga Terjangkau
-
Jalan Raya Kalimalang Mulai Dipadati Pemudik Bermotor
-
Posko PMI Kota Semarang Melayani 15 Pemudik per Hari
-
Makin Keren Usai Direvitalisasi: Kemen PU Ajak Pemudik Kunjungi Benteng Pendem Ambarawa
-
Posko Pesona Keluarga untuk Pemudik di Pelabuhan Telaga Punggur Batam
-
Jalur Sukabumi Macet 8 Jam, Tiba di Bandung Malah Gigit Jari: Curhat Pilu Pemudik Kehabisan Bus ke Majalaya
-
Peluncuran Program “Masjid Ramah Pemudik dan Arus Balik”
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.