Kapal Laut jadi Sarana Pulang kampung karena Harga Terjangkau

Kamis, 19 Mar 2026, 16:22 WIB

Jakarta -- Pemudik tujuan Kota Kupang, Alberto Manune (25), mengungkapkan alasannya menggunakan transportasi kapal laut untuk mudik ke Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), yaitu karena harga tiketnya yang lebih terjangkau dibandingkan harga tiket pesawat.

Selain terjangkau, program pemerintah melalui diskon 30 persen membuat harga tiket KM Tidar yang akan ditumpanginya semakin murah menjadi senilai Rp468.900, dari harga normal senilai Rp648.000.

Ket. Foto: Penumpang KM Tidar menunggu di ruang tunggu di Pelabuhan Penumpang Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (19/3). — Sumber: ANTARA/ Muhammad Heriyanto

“Kemarin pas cek tiket pesawat itu mahal sekitar Rp3 juta lebih. Pas cek tiket kapal murah terus ada diskonnya, selisihnya jauh banget. Daripada kita pakai pesawat, juga bawa barangnya banyak kan,  ya sudahmendingan pakai kapal aja,” ujar Alberto diwawancarai oleh Antara di Pelabuhan Penumpang Tanjung Priok, Jakarta, Kamis.

Alberto mengungkapkan kali ini merupakan mudik ke kampung halaman yang kedua kali baginya selama merantau lebih dari lima tahun di ibukota Jakarta, yang mana mudik pertamanya menggunakan armada pesawat.

Pada mudik kali ini, ia memilih KM Tidar yang dijadwalkan berangkat pukul 11.00 WIB, namun seiring adanya kendala, sehingga keberangkatannya ditunda (delay) menjadi pukul 17.00 WIB.

Baginya, tidak masalah mudik menggunakan KM Tidar yang diestimasikan akan sampai di Kota Kupang, NTT, pada 24 Maret 2026 ,atau menghabiskan waktu perjalanan sekitar lima hari.

“Kalau nggak enaknya itu lama perjalanannya. Tapi, kalau enaknya sih, bisa bertemu sama orang baru di kapal, dan juga bisa sambil lihat-lihat pemandangan di laut,” ujar Alberto.

Warga perantau asal Kota Kupang lainnya, Ana Natalia (26), mengungkapkan mudik kali ini akan menjadi pengalaman pertama kali baginya dalam menggunakan moda transportasi kapal laut.

Selama merantau hampir 10 tahun di ibukota, ia mengungkapkan baru melangsungkan mudik sebanyak dua kali ke kampung halamannya, adapun yang pertama menggunakan moda transportasi pesawat.

“Lebih murah ongkosnya (kapal), THR (tunjangan hari raya)-nya bisa disimpan” ujar Ana.

Dalam kesempatan ini, Alberto dan Ana mengeluhkan hal yang sama, yaitu terkait dengan penundaan (delay) jadwal keberangkatan kapal dari Pelabuhan Tanjung Priok yang mencapai berjam-jam.

Sebagai contoh, KM Tidar yang mereka tumpangi pada hari ini, mengalami penundaan keberangkatan dari sebelumnya terjadwal pukul 11.00 WIB menjadi berangkat sekitar jam 17.00 WIB atau terlambat sekitar 6 jam.

“Jadwalnya tertulisnya jam 11.00 WIB, terus kita berangkat dari kontrakan itu jam 05.00 WIB, ke sini hanya mau buru-buru check in, ternyata berangkat katanya jam 15.00, jam 17.00 lah. Tapi nanti pas di sini jam 19.00 lah,” keluh Ana.

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

Berita Terbaru

Usai Gempa M7,7 NTT: Retakan 100 Meter Muncul di Kawah Gunung Kelimutu

Pengunjung Bromo Diserang Hipotermia, Prajurit Marinir Beri Pertolongan Pertama

Berenang di Danau, Bocah 8 Tahun di Louisiana Meninggal akibat Amuba Pemakan Otak

Dibangun Bersama Guru Disabilitas, Papan Tulis AI Buatan Siswa Bandung Raih Juara Google

Pertamina Lubricants Layani Ganti Oli Gratis untuk 1.000 Pengemudi Ojol

Atas Perintah Presiden Prabowo, Menhut Raja Antoni Turun Langsung Tangani Karhutla Kalbar.

Atasi Kekeringan di Lamongan, PU Normalisasi 1,6 KM Sungai & Kerahkan Pompa

Ekosistem Terbuka Dinilai Penting untuk Memperluas Penerapan Agentic AI

Genjot Literasi Pajak Generasi Muda, IKPI Gelar Lomba Cerdas Cermat Nasional

Rumah Sekunder Makin Terjangkau secara Riil, tetapi Stok Hunian Kian Terbatas

Trump Sebut Iran “Runtuh Total”, AS Siapkan “D-Day Ekonomi” untuk Teheran

81 Miles for Indonesia, XLSmart Hubungkan Negeri lewat 5G dan Semangat Berbagi

Kelola Penuaan Kulit secara Personal dengan Pendekatan Perawatan Berlapis

Yili Tebarkan Keceriaan HUT RI ke-81 kepada 2.000 Anak di Lima Rusun

Gokuniku Resmi Buka di Jakarta, Hadirkan “Japan’s Ultimate Meat Experience”

Pendakian Gunung Sindoro, KPALH Gandawesi Bawa Pesan Jaga Alam.

Lansia Terdampak Gempa Manggarai Jadi Perhatian, Khofifah Dorong Pendampingan Psikososial.

Pemprov DKI Boyong 23 UMKM Binaan ke Pameran CISMEF 2026 di Guangzhou Tiongkok

Mau Tahu Rahasia Kecantikan Kulit dan Rambut Korea, Saksikan di BXc 2 pada 27 Agustus Mendatang

Aplikasi GoPay Hadirkan Fitur DBL Indonesia, Meriahkan Kompetisi Basket Pelajar se-Indonesia

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.