Maskapai Internasional Ramai-ramai Naikkan Tarif karena Tekanan Konflik Timur Tengah
📅 Rabu, 11 Mar 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim RedaksiBahan bakar merupakan komponen biaya terbesar kedua bagi maskapai setelah tenaga kerja, biasanya menyumbang sekitar 20–25 persen dari total biaya operasional.
Lonjakan harga bahan bakar juga berpotensi berdampak pada sektor pariwisata global. Perusahaan perjalanan Korea Selatan HanaTour Service telah membatalkan tur kelompok yang mencakup penerbangan ke Timur Tengah dan menangguhkan seluruh paket wisata ke kawasan tersebut selama bulan Maret.
Sementara itu, Kementerian Pariwisata Thailand memperkirakan jika konflik berlangsung lebih dari delapan minggu, negara itu berpotensi kehilangan sekitar 595.974 wisatawan dengan potensi kerugian pariwisata mencapai 40,9 miliar baht.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!