Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bupati Amar Nurmansyah Dorong Diskominfo Jadi Pusat Informasi Publik Sumbawa Barat

📅 Selasa, 10 Mar 2026, 06:43 WIB | Oleh:
Bupati Amar Nurmansyah Dorong Diskominfo Jadi Pusat Informasi Publik Sumbawa Barat Doc: Antara Foto
Ket. Bupati Sumbawa Barat Provinsi NTB Amar Nurmasnyah saat melantik pejabat di Sumbawa Barat, Senin (9/3).

Bupati Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Amar Nurmansyah mendorong Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) sebagai pusat informasi publik dan integrasi data daerah.

"Penguatan Diskominfo menjadi sangat penting karena berbagai program unggulan pemerintah daerah kini berbasis pada sistem data terintegrasi, termasuk program kartu Sumbawa Barat maju," kata Amar Nurmansyah di Sumbawa Barat, Senin.

Hal itu disampaikan saat pelantikan 41 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat.

Ia menyampaikan apresiasi kepada DPRD Kabupaten Sumbawa Barat atas persetujuan Peraturan Daerah Perubahan Nomor 1 Tahun 2026 terkait penyesuaian struktur organisasi perangkat daerah, khususnya pada Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo). 

Menurutnya, perubahan struktur tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dalam tata kelola pemerintahan daerah. 

Sebelumnya Diskominfo berstatus tipe C dengan dua bidang, yakni Bidang Komunikasi dan Informatika serta Bidang Statistik dan Persandian. 

"Kini meningkat menjadi tipe A dengan empat bidang, yaitu Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik, Bidang Tata Kelola dan Pengelolaan Transformasi Pemerintah Digital, Bidang Aplikasi dan Infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi, serta Bidang Statistik dan Persandian," katanya.

Ia mengatakan Program Kartu Sumbawa Barat Maju sangat bergantung pada pengelolaan data yang terintegrasi. 

Data tersebut harus terhubung mulai dari Dukcapil, Dinas Sosial, hingga Kominfo sebagai basis data, serta terkoneksi dengan OPD pengampu seperti Dinas Kesehatan, Perkim, Koperindag, Perikanan, DPMD, dan lainnya.

Bupati mencontohkan, sistem data yang terintegrasi akan memungkinkan pembaruan data kependudukan secara cepat dan otomatis. 

"Misalnya ketika terjadi perubahan status keluarga seperti pernikahan, kelahiran, maupun kematian, data dapat langsung diperbarui melalui satu sistem yang terintegrasi tersebut," katanya.

Selain penguatan pengelolaan data, Bupati juga menekankan pentingnya peran Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik dalam memperkuat koordinasi dengan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di seluruh perangkat daerah.

Bupati Sumbawa Barat meminta agar setiap OPD dapat menyediakan data dan informasi yang akurat serta terkelola dengan baik sehingga komunikasi publik pemerintah daerah dapat berjalan efektif dan tidak menimbulkan perbedaan informasi di masyarakat.

“Mulai hari ini, Kadis Kominfo harus berani speak up, harus mulai bisa berbicara menyampaikan informasi kepada publik karena itu menjadi tupoksi nya,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia, Tim-tim Favori...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.